Pemkot Baubau Akan Terapkan e-Katalog Lokal Berdayakan Pelaku Usaha Lokal

Asisten II Setda Kota Baubau, Ibnu Wahid (Foto RRI/Afrian Syah)

KBRN, Baubau: Pemerintah Kota (Pemkot) akan menerapkan e-katalog lokal untuk membantu pelaku usaha lokal memasarkan produknya secara elektronik karena seluruh pengadaan barang atau jasa oleh pemerintah akan melalui e-katalog lokal, bukan lagi secara offline. 

Asisten II Setda Kota Baubau, Ibnu Wahid mengatakan, penerapan transaksi pengadaan barang atau jasa melalui e-katalog lokal ini menindaklanjuti arahan dari Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Bahkan, LKPP sudah menerbitkan aturan dan petunjuk pelaksanaan e-katalog lokal.

Lebih lanjut Ibnu Wahid mengatakan, dalam e-katalog lokal disediakan 10 etalase produk usaha yang bisa masuk yakni alat tulis kantor, aspal, bahan material, bahan pokok, beton read mix, jasa keamanan, jasa kebersihan, bahan makanan dan minuman, pakaian dinas dan kain tradisional serta servis kenderaan bermotor.

"Jadi seluruh kegiatan di pemerintahan nanti belanjanya harus di e-katalog lokal. Dalam e-katalog lokal ini disiapkan 10 etalase. Satu etalase itu bisa menampung banyak pelaku usaha termasuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang ada di kota Baubau, sehingga nanti Pemkot tinggal memilih mau belanja dipelaku usaha mana,"kata Ibnu Wahid kepada rri.co.id ditulis Selasa(5/7/2022). 

Karena itu Pemkot Baubau kata Ibnu Wahid,  mendorong pelaku usaha dan UMKM, untuk ikut dalam e-katalog lokal ini. Caranya, pelaku usaha terlebih dulu harus meregistrasi usahanya di sistem OSS Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(DPMPTSP) Baubau. 

"Nanti database para pelaku usaha yang sudah teregistrasi itu akan diklasifikasikan oleh PTSP sesuai 10 etalase itu. Selanjutnya akan diserahkan ke Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) Setda Baubau. Kemudian, Pokja ULP akan membuatkan akun untuk diserahkan ke masing-masing pelaku usaha. Pelaku usaha yang sudah dapat akun, nanti bisa mengakses masuk ke e-katalog lokal,"jelasnya.

Ibnu Wahid mengatakan, database para pelaku usaha itu akan dirampungkan bulan ini. Selanjutnya, peluncuran e-katalog lokal tersebut ditarget pada Desember 2022. Sehingga, pihaknya bisa merealisasikan pemanfaatan e-katalog lokal mulai tahun 2023 mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar