Pemkot Baubau Rancang Perwali Kurangi Biaya BPHTB Program PTSL

Kepala Bapenda Baubau, Wa Radja (Foto RRI/Afrian Syah)

KBRN, Baubau: Pemerintah Kota(Pemkot) Baubau melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) merancang Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang pengurangan biaya Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB). 

Rancangan Perwali tersebut diperuntukan bagi warga kurang mampu yang mengurus sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). 

Kepala Bapenda Baubau, Wa Radja mengungkapkan, rencana pengurangan biaya BPHTB tersebut sebesar 50 persen. Hal itu dilakukan guna meringankan beban biaya bagi warga sekaligus untuk mendukung percepatan sertifikat tanah melalui program PTSL. 

"Yang paling mendasar dari rencana Perwali ini terkait program pemerintah mendukung PTSL bagi masyarakat kurang mampu. Jadi pengurangannya itu 50 persen. Contoh kalau mereka dikenakan BPHTB Rp1 juta, berarti mereka bayarnya hanya Rp500 ribu karena dikurangi 50 persen,"ungkap Wa Radja, Selasa (5/7/2022). 

Lebih lanjut Wa Radja menjelaskan, kriteria warga kurang mampu yang bisa mendapat pengurangan biaya BPHTB sebagaimana dalam rancangan Perwali tersebut yakni yang memiliki pendapatan dibawah upah minimum. 

Kemudian, harus dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan oleh pemerintah kelurahan. 

"Kriteria kurang mampu ini yakni berpenghasilan dibawah UMR yang dibuktikan dengan keterangan tidak mampu dari kelurahan. Karena yang lebih mengetahui warga mampu atau tidak mampu, ada di pemerintah kelurahan,"ujarnya.

Wa Radja mengatakan, draf rancangan Perwali tersebut kini telah diserahkan ke bagian hukum Sekretariat Daerah(Setda) Kota Baubau untuk ditelaah karena jangan sampai melenceng dengan aturan lebih tinggi. Namun demikian, pihaknya optimis Perwali itu dapat segera terbit paling lambat bulan Agustus mendatang. 

"Paling lambat bulan depan, karena sudah berproses,"pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar