Pemda Kabupaten Wakatobi Gelar Festival Pangan Lokal

KBRN, Wakatobi: Dinas Ketahanan Pangan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan serta tim penggerak PKK Kabupaten Wakatobi menggelar festival pangan lokal beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) dan lomba menu serba ikan tingkat kabupaten wakatobi di marina togo mowondu kecamatan Wangi-Wangi Selasa, (28/06/22).

Mengusung tema konsumsi pangan lokal beragam, bergizi, seimbang dan aman, kita turunkan angka stunting di kabupaten wakatobi untuk menuju masyarakat yang sentosa.

Bupati Wakatobi H. Haliana saat membuka acara mengatakan, data tahun 2021 untuk konsumsi beras kabupaten wakatobi sebesar 98.7 kilogram per kapita pertahun, konsumsi beras sulawesi tenggara 101,1 kg per kapita per tahun sedangkan konsumsi beras nasional sebesar 94,4 kg per kapita per tahun. Hal ini menunjukan bahwa konsumsi beras kabupaten wakatobi telah melampaui angka konsumsi nasional.

Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi maupun gerakan secara terus menerus oleh setiap instansi terkait agar, dapat memotivasi kesadaran masyarakat untuk  konsumsi makanan berbasis sumber pangan lokal yang cukup tersedia di daerah kita, serta konsumsi ikan sangat penting untuk diterapkan dalam pola konsumsi sehari-hari.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota dalam pencegahan stunting serta dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga terhindar dari covid-19.

Walaupun di Kabupaten Wakatobi trend kasus covid-19 sejak beberapa bulan terakhir tidak ada lagi, namun demikian  diharuskan tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan.

Lebih lanjut Bupati Wakatobi mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memicu kesadaran masyarakat dalam membangun ketahanan pangan di daerah.

Ia berharap melalui festival ini para peserta khususnya para ibu-ibu agar dapat menciptakan kreasi masakan yang unik dan menarik yang dapat menggugah selera dengan cita rasa yang tinggi  terlebih bagi anak-anak sebagai generasi penerus yang membutuhkan kesehatan, kecerdasan dan kekuatan untuk melanjutkan tongkat pembangunan daerah dimasa depan, serta menciptakan menu yang variatif dan tidak meninggalkan ciri khas masakan daerah.

Dalam sambutannya kepala dinas ketahanan pangan kabupaten wakatobi, sulaeman mengatakan tujuan kegiatan ini adalah mendorong penerapan konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman dengan memanfaatkan olahan pangan lokal.

Mendorong kreativitas dan inovasi dalam pengembangan olahan pangan lokal yang bernilai komersial.

Dan memperkenalkan  pangan yang beragam dengan bahan baku ikan berbasis sumber daya lokal kepada masyarakat. Serta menarik minat peserta lomba, untuk melihat peluang pengembangan usaha berbasis hasil perikanan.

Ia beraharap dengan adanya kegiatan ini dapat tersosialisasinya penerapan konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (b2sa) dan terciptanaya kreativitas, inovasi dan keterampilan dalam pengembangan  olahan pangan terkhusus bahan baku ikan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar