Dayat Bocah Asal Kalialia Baubau Gigih Berjualan Keliling Demi Keluarga

Aktifitas Dayat saat mengikat agar-agar,(Dok.RRI).jpg
Kapolsek Lealea Ipda Astar saat mengunjungi kediaman Dayat,(Dok.RRI).jpg
Fatan Hidayat (Dayat) penjualn roti keliling asal lea-lea,(Dok.RRI).jpg

KBRN, Baubau : Fatan Hidayat bocah  10 tahun asal Kelurahan Kalia-Lia Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau sudah beberapa bulan terakhir aktif berjulan roti demi membantu perekonomian keluarga.

Bocah kelas lima SD itu berjualan keliling mengintari pemukiman warga tak jauh dari Polsek Lea-lea.

Pekerjaan Dayat (sapaan akrab) di mulai saat sore hingga malam hari. Ia menjual roti milik tetangganya dan diberi upah Rp 7 hingga Rp 15 ribu perhari.

Diwaktu senggang, Dayat juga aktif  mencari tambahan penghasilan lain dengan mengikat rumput laut milik tetangganya. Upah yang didapatkan Rp 1.000 pertali.

Hasil berjualan roti  dan upah dari mengikat agar-agar diberikan kepada Ibunya, sebagian dari upah itu dipakai Dayat untuk Jajan.

“Uang hasil jualan untuk Mamaku dan  sebagian saya ambil untuk beli kue,”tutur Dayat kepada RRI.Minggu,(26/7/2021).

Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Swasta Azzikir Kalialia ini bercita-cita ingin jadi orang sukses dan dapat menempuh pendidikan tinggi dikemudian hari.

Dayat bercerita sejak kecil telah ditinggal sang ayah, sedang Ibu kandungnya telah meninggal dunia sejak Ia dilahirkan. Saat itu Ia pun diasuh dan diangkat sebagai anak oleh bibinya bernama Hasnia, saudara dari Ibu kandungnya.

Orang tua Dayat saat ini bekerja sebagai kuli batu bata, begitupun dengan Ibu angkatnya. Namun beberapa bulan terakhir sang ayah mengalami sakit sehingga berhenti bekerja. Ibunya pun baru beberapa hari melahirkan anak kelima dan belum kembali bekerja.

Hasnia  berkata, Dayat berjualan roti atas insiatif sendiri dan bukan paksaan. Ia mengungkapkan anak keduanya itu sangat rajin bahkan untuk pekerjaan rumah seperti mencuci piring.

“Dayat ini anak bungsu dari lima bersaudara, kakak-kakaknya (kandung) sudah dua yang menikah selebihnya diasuh neneknya, sekarang dayat bersama saya dan menjadi anak kedua dikeluarga ini,”ungkap Hasnia.

Kegigihan Dayat mendapat apresiasi dari Kapolsek Lealea Ipda Astar bahkan Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari. Baru-baru ini Kapolres memberikan hadiah berupa baju lebaran Idul Adha untuk Dayat.

Kapolsek Lealea pun turut memborong dagangan Dayat serta memberikan paket sembako untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang serba kekurangan.

“Saya sangat prihatin dengan Dayat, diusianya yang sangat belia harus banting tulang, padahal di usia seperti ini harusnya belajar giat dan bermain dengan seusianya,”kata Ipda Astar.

Ia pun memberitahu Dayat jika dagangan tidak habis singgalah di Polsek, Insha Allah pihaknya akan membantu melariskan dagangannya.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00