Waspada Omicron, Satgas Covid-19 Baubau Bakal Perketat Pintu Masuk

Sekretaris Satgas COVID-19 Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali,(Dok.RRI)

KBRN, Baubau : Sekretaris Satgas COVID-19 Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali mengingatkan warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap varian baru virus omicron.

Berdasarkan data  Laporan GISAID, Indonesia menempati peringkat ke enam di wilayah Asia dengan jumlah kasus Covid-19 varian  omicron yang dilaporkan sebanyak 432 kasus per 12 Januari 2022

Kepala Pelaksana BPBD Kota Baubau itu juga mengatakan, Baubau merupakan daerah terbuka memiliki pelabuhan laut dan udara memungkinkan masuknya varian baru.

“Kita di Satgas Tetap Waspada apalagi Baubau ini wilayah terbuka, kita mulai aktifkan satgas yang ada di kantor untuk terus memantau,”ungkap Muslimin.Kamis,(13/1/2022).

Sebagai pencegahan awal,  pihaknya kembali mengaktifkan seluruh satuan tugas (Satgas) untuk memantau warga yang bergejala.

Selain satgas, regu penyemprotan sejumlah 10 orang yang dulu pernah dibentuk kembali disiagakan untuk pencegahan penyebaran varian covid.

“Regu ini terus kita pertahankan, karena regu ini pen cegah awal penyebarannya,”pungkasnya.

Muslimin menambahkan, permintaan penyeprotan di sekolah - sekolah dan tempat ibadah sudah mulai masuk ke Sekretariat Satgas. Hingga saat ini satgas masih melayani penyemprotan desinfektan di sekolah yang telah menerapkan Pembelajaran tatap muka.

Pihaknya masih menggunakan sisa cairan desinfektan tahun 2021. Stok tersebut diklaim BPBD jika digunakan terus menerus tidak akan cukup untuk dua pekan.

Muslimin menyebutkan andai varian itu masuk ke Baubau, Pemkot akan kembali memperketat pintu masuk dengan pos penjagaan baik di Pelabuhan hingga Bandara dan jalur darat antara kabupaten/kota.

“Kalau seandainya varian ini (omicron) masuk, maka kita akan mengaktifkan kembali titik-titik pintu masuk, kami sudah ada rencana mengadakan rapat dengan tim satgas yang masih ada melalui SK Kepala Daerah untuk membahas kembali terkait langkah kita kedepan agar selalu waspada terhadap varian baru ini,”tambahnya.

Berdasarkan data Satgas Baubau, Peta sebaran penularan covid 19 hanya kecamatan Wolio yang tercatat zona kuning karena masih terdapat 1 (satu) pasien penderita covid sedang menjalani isolasi mandiri, selebihnya di 7 (Tujuh) Kecamatan lainnya terkonfirmasi zona hijau. Begitupun di rumah sakit tidak ada pasien terindikasi covid 19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar