DP3A : Pandemi Covid-19 Rentan Terhadap Ketahanan Keluarga

Kepala DP3A Kota Baubau, Wa Ode Soraya (Foto:RRI)

KBRN, Baubau : Pandemi Covid-19 yang belum juga berlalu sangat rentan dengan ketahanan keluarga yang berujung pada runtuhnya mahligai rumah tangga.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Baubau, Wa Ode Soraya mengatakan krisis yang terjadi akibat pandemi diakui dapat memicu kerentanan ekonomi, sosial, masalah relasi antar anggota, perubahan peran, tumbuh kembang anak, hingga masalah kesehatan fisik dan mental.

Sisi yang paling menonjol dari dampak pandemik ini adalah masalah ekonomi. Disaat hilangnya sumber penghasilan utama dari sebuah keluarga, misalnya saat penghasilan Kepala Keluarga menurun bahkan yang kehilangan pekerjaan. Sementara disisi lain jumlah tanggungan dan kebutuhan terus saja meningkat.

“Bisa terjadi perubahan peran. Misalnya penghasilan Kepala Keluarga sebagai tukang ojek semakin menurun karena dampak pandemi sementara isteri yang memiliki warung kelontong penghasilannya meningkat sehingga peran KK sebagai pencari nafkah utama digantikan isteri. Kondisi ini bisa memicu retaknya ketahanan keluarga,” katanya.

Berada dikondisi ini memang tidaklah mudah olehnya itu kata Soraya keluarga terdampak harus berupaya menjaga ketahanan keluarga. Hal ini penting karena semakin baik ketahanan keluarga semakin baik pula kemampuan suatu keluarga menghadapi perubahan akibat pandemi dan pasca pandemi.

Untuk tetap bertahan, keluarga harus mampu melakukan penyesuaian dan adaptasi dengan kondisi saat ini walaupun tingkat adaptasi setiap orang berbeda-beda tergantung motivasi yang ada di dalam diri seseorang.

“Cara membangun ketahanan keluarga yaitu kemampuan keluarga menghadapi perubahan-perubahan kemudian disesuaikan dengan kemampuannya. Melakukan evaluasi di internal keluarga, sisa berapa pendapatan agar bisa memenuhi kebutuhan harian selama masa pandemi.  Kemudian memotifasi diri untuk beradaptasi,” jelasnya kepada RRI, Jumat (30/7/2021).

Meski belum ada rekapan data pasti terkait tingkat runtuhnya ketahanan keluarga akibat pandemic di Baubau, namun dampak pandemic ini sangat dirasakan oleh seluruh kalangan, khusunya keluarga berpenghasilan rendah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00