Unit Kerja Kemenkumham Sultra di Baubau Salurkan Bansos Sembako

Kalapas Baubau (tengah) Kepala Bapas Baubau (Kanan) dan Kepala Imigrasi Baubau (kiri),(Dok.RRI).jpg
Kepala Imigrasi Baubau memberikan paket sembako kepada warga terdampak pandemi,(Dok.Humas Imigrasi).jpg
Penyaluran Banos Kemenkumham Peduli Berbagi.jpg

KBRN, Baubau : Tiga Unit Kerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ada di Kota Baubau membagikan bantuan sosial berupa  sembako kepada warga yang terdampak covid 19.

Ketiga unit kerja tersebut masing-masing Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Baubau, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIa Baubau dan Bapas Kelas II Baubau.

Kegiatan tersebut dikemas dalam agenda “Kumham Peduli Berbagi’ serentak di seluruh wilayah Indonesia.Kamis,(29/7/2021).

Kepala Lapas Baubau La Samsuddin mengatakan, selain warga kurang mampu dan terpapar covid 19, paket tersebut sebagian diberikan kepada ASN lingkup Kemnkumham yang terkena covid.

“Jumlah paket ada di Kemenkumham Baubau ada 160, ini adalah bentuk kepedulian Jajaran Kemenkumham terhadap masyarakat terpapar covid 19,”ungkap Samsuddin.

Ia menyebutkan, anggaran paketan sembako berasal dari dipa masing-masing unit kerja ditambah sumbangan ASN. Nominal sembako dalam satu paket sebesar Rp 200 ribu. Samsuddin mengakui sejak pandemi 2020 hingga sekarang, beberapa ASN Kemenkumham juga terpapar covid 19.

Penyaluran peket dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan, sembako dibagi langsung oleh koordinator masing-masing titik yang telah ditentukan.

“Kegiatan ini  secara daring dipantau kantor wilayah kemenkumham Sultra,”tambahnya.

Total  sembako kemenkumham peduli berbagi di Sultra mencapai 900 paket lebih, berisi beras, gula ikan kaleng kemasan, minyak goreng, susu, mie instan dan Alat pelindungi diri  (APD) berupa 1 dos masker.

Distribusi sembako hampir diseluruh kelurahan Kota Baubau. Penerima merupakan orang yang telah didata sebelumnya oleh masing-masing instansi bekerjasama pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas.

 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00