Tiga Hari Dicari, Nelayan Kolaka Tersambar Petir di Laut Ditemukan Meninggal Dunia

KBRN, Kolaka: Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari oleh Tim Sar Gabungan, seorang nelayan bernama Suriadi (39) yang hilang akibat tersambar petir di perairan Tahoa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (22/5/2022).

Kepala Kantor Basarnas Kendari Arif Sofingi menjelaskan, Tim Sar Gabungan menemukan dan mengevakuasi korban sekitar 1 Nautical Mile (NM) arah barat dari Last Known Position (LKP). Selanjutnya pada pukul 07.37 korban diserahterimakan kepada pihak keluarga korban.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut yakni Rescuer Pos SAR Kolaka, Kru RB 307, Polair Kolaka, SAR USN, PMI Kolaka,  Polres Kolaka dan masyarakat sekitar.

“Dengan ditemukannya korban tersebut, Poerasi SAR terhadap 1 orang yang terjatuh dari longboat dan hilang akibat sambaran petir di sekitar perairan Tahoa Kabupaten Kolaka dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” Jelas Arif Sofingi dalam keterangan persnya.

Sebelumnya pada Jum’at 20 Mei 2022 sekira pukul 17.35 Wita, Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari menerima informasi dari Idris Adam (Keluarga Korban) melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal yakni 1 orang terjatuh dari longboat dan hilang akibat sambaran petir di sekitar perairan tahoa Kolaka.

“Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 17.45 wita Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju LKP (Last Known Position) menggunakan Rescue Car membawa 1 unit Rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR dengan jarak tempuh dari Pos SAR Kolaka ke lokasi kejadian sekitar 1,46 Nautical Mile / Mil Laut,” jelasnya Arid Sofingi.

Adapun kronologi kejadian itu lanjut Aris, pada pukul 14.45 wita korban bersama 2 orang temannya memancing ikan menggunakan longboat di sekitar perairan tahoa

Sekitar pukul 15.00 wita longboat tersambar petir mengakibatkan 3 orang POB (Person On Board) longboat bersebut terjatuh ke laut dimana kondisi pada saat itu hujan deras.

“2 orang masing-masing Firman (28) dan Jasman (25) berhasil selamat sedangkan 1 orang yakni Suriadi (39) hilang,” Tutupnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar