Mitigasi Bencana, BPBD Baubau Bakal Lakukan Kajian Kebencanaan

Lokasi Longsor di Kelurahan Katobengke Kota Baubau (Foto:IST)
Kalaks BPBD dan Kadis PUPR Kota Baubau Tinjau Lokasi Longsor di Kelurahan Katobengke Kota Baubau (Foto:IST)

KBRN, Baubau : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) di tahun ini berencana melakukan kajian dan pemetaan terhadap wilayah-wilayah rawan terjadi bencana.

Output dari kajian ini adalah rekomendasi kepada masyarakat mengenai kelayakan dan keamanan lokasi yang akan di dirikan bangunan, apakah lokasi tersebut aman dari bencana longsor atupun ancaman bencana lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Baubau, La Ode Muslimin Hibali mengatakan program ini sangat penting sebagai mitigasi bencana untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah adanya potensi kerugian materil bagi masyarakat.

“Kami sudah membuat suatu dokumen tetapi belum detail ke lokasi/tempat atau kelurahan yang berpotensi bencana contohnya terkait struktur tanah. Itu belum. Tahun ini baru kami akan adakan kajian yang dibantu salah satu Univesitas untuk menentukan lokasi ini bisa di dirikan bangunan atau tidak, bisanya dua-tiga lantai atau hanya satu,” jelasnya, Minggu (16/1/2022).

Muslimin Hibali mengatakan, BPBD Baubau telah memiliki catatan kebencanaan disejumlah daerah, misalnya di Kelurahan Katobengke yang sebagaian besar struktur bawah tanahnya berongga sehingga memicu terjadinya longsor seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dari musibah ini perlu diatur kembali aktivitas sumur bor warga yang sebagaian besar dikomersilkan. Demikian juga Kelurahan Kadolokatapi yang menjadi kawasan penyangga air sehingga perlu dibatasi pembangunan rumah penduduk.

Kedepan kata Muslimin segala rencana pembangunan akan mempertimbangkan kondisi lokasi dan potensi kebencanaannya melalui BPBD.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar