Puncak Perayaan Imlek Di Banyuwangi, Menjadi Simbol Keberagaman Budaya Nusantara

KBRN, Banyuwangi : Puncak Perayaan Tahun Baru China (Imlek) 2571 di Banyuwangi, yang dikemas dalam Malam Budaya Tionghoa, di halaman Klenteng Ho Tong BIo, Banyuwangi berlangsung semarak. Ratusan warga dari berbagai kalangan berbaur dan  ikut bergembira dalam kemeriahan yang menampilkan beragam budaya Tionghoa, yang didapu dengan budaya Osing (Banyuwangi) dan Buadaya Nusantara.

Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiatmok mengatakan, perayaan Tahun Baru Imlek telah menjadi bagian dari keragaman khasanah budaya yang ada di Banyuwangi, sehingga perayaan tahun baru ini pun selalu disambut gembira oleh semua warga setiap tahunnya.

“Tahun baru Imlek bukan hanya mendatangkan kegembiraan bagi etnis Tionghoa di Banyuwangi, tapi juga bagi seluruh warga, sehingga acara ini juga kami masukkan ke dalam agenda pariwisata tahunan Banyuwangi Festival,” kata Wabup Yusuf Senin (3/2/2020).

Yusuf Widiatmok menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya pada segenap warga etnis Tionghoa yang telah ikut bersama-sama membangun Banyuwangi, dan kebersamaan yang telah terjalin akan semakin kuat kedepannya untuk menyongsong kesesejahteraan bersama.

Puncak perayaan Tahun baru Imlek tersebut ditandai dengan pemukulan Tambor oleh Wabup Yusuf dan segenap tamu kehormatan. Acara dimulai dengan atraksi barongsai yang merupakan tarian kebudayaan Tionghoa yang melambangkan kekuatan, kebijaksanaan, dan keunggulan serta dipercaya sebagian media pengusir roh-roh jahat. selain penampilan kesenian khas Tionghoa, ada penampilan yang cukup spesial yakni kelompok musik pelajar Banyuwangi Lalare Orkestra yang membawakan lagu Banyuwangi dengan versi Mandarin, serta penampilan Barog Bali.

"Saya atas nama masyarakat tionghoa Banyuwangi sangat bersyukur bisa merayakan tahun baru Imlek ini bersama - sama masyarakat Banyuwangi secara keseluruhan tanpa sekat-sekat etnis dan agama. Saya berharap semoga perayaan Imlek ini dapat memberi kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan." tutur Sylvia Ekawati Ketua T.I.T.D Hoo Tong Bio.

Perayaan Imlek tahun ini serasa lebih spesial karena juga ada peresmian sentra kuliner baru “Pecinan Street Food’’, yang berada disepanjang jalan menuju Klenteng Ho Tong Bio tapatnuya di sepanjang jalan ikan Gurame di Kelurahan Karangrejo. Disini dapat ditemukan  beragam masakan khas Tionghoa. Mulai dari dimsum, lontong cap go meh, bebek/ ayam Peking, sate Tai Chan, hingga nasi goreng hitam. Selanjutanya sentra kuliner ini akan buka setiap Jumat malam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00