Warga Grujugan Kembali Temukan Dolmen Batu Beserta Fragmen Tulang

KBRN, Bondowoso : Warga Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, menemukan sebuah dolmen batu atau tempat penguburan orang zaman terdahulu.

Penemuan benda bersejarah tersebut, saat sejumlah warga menggali tanah untuk pembuatan batu bata. Lokasi penemuan batu berdekatan dengan pemukiman warga dan Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso (Pimb) setempat.

Sub Koordinator sejarah dan cagar budaya, Disparbudpora Bondowoso, Hery Kusdarianto menyampaikan, dolmen batu itu diketahui setelah adanya laporan dari warga, pada Selasa, 21 Juni lalu. Sehari setelahnya, pihaknya langsung mendatangi lokasi penemuan. 

"Kita juga langsung melaporkan kepada balai pelestarian cagar budaya jatim," imbuhnya.

Selain menemukan kubur batu, warga juga menemukan fragmen tulang. Hal itu membuat Tim Forensik Unair Surabaya melakukan penelitian terhadap tulang tersebut. Untuk mengetahui jenis dan seperti apa peradaban manusia zaman megalitikum di Bondowoso. 

"Hanya tulang saja, gak ada benda lainnya karena belum dilakukan ekskavasi," tegasnya.

Sementara, Toetik Koesbardiati, Antropolog dan Tim Forensik Unair Surabaya mengatakan, tertarik untuk meneliti tulang yang ditemukan dalam dolmen batu tersebut, karena jika sudah diketahui secara pasti terkait tulang tersebut. Maka, dapat mengekspos kehidupan dan budaya megalitik di Bondowoso. 

"Bondowoso memang terkenal dengan megalitiknya. Ini juga kekayaan nusantara," pungkasnya. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar