Belum Semua Benda Megalitik Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

KBRN, Bondowoso: Melimpahnya benda-benda peninggalan zaman megalitikum di Kabupaten Bondowoso rupanya tidak semua ditetapkan sebagai cagar budaya. Sehingga masih rawan untuk dirusak dan lain sebagainya.

Pamong Budaya Ahli Muda, Sub Koordinator Sejarah dan Cagar Budaya, Disparbudpora Bondowoso, Hery Kusdarianto mengatakan, tahun ini rencananya akan dilakukan penetapan sebanyal tiga kali. Menyesuaikan dengan kemampuan anggaran. 

" Masing-masing penetapan, terdapat 50 benda yang akan diusulkan untuk ditetapkan sebagai cagar budaya. Dengan ditetapkan sebagai cagar budaya, sesuai dengan undang-undang. Kita akan lebih aman," terangnya, Selasa (24/5/2022).

Hery menjelaskan, benda-benda dengan kerusiakan minimal atau masih dalam kondisi fisik minimal 70 persen bagus, menjadi sasaran dalam penetapan cagar budaya kali ini. Selain itu, salah satu syarat untuk dapat ditetapkan, benda yang dimaksud harus memiliki nilai sejarah perkembangan suatu bangsa. 

"Yang menetapkan nanti bukan kita. Tapi, tim ahli cagar budaya," imbuhnya.

Tim tersebut terdiri dari berbagai komponen, mulai dari arkeolog, budayawan, arsitek, dan sejarawan. Mereka akan berkolaborasi untuk melakukan kajian sebelum nantinya melakukan penetapan. 

"Kita di dinas hanya bagian pengukuran, pendataan dan pendaftaran," bebernya.

Berdasarkan data dihimpun, terdapat 1400 benda yang belum ditetapkan sebagai cagar budaya atau masih berstatus obyek diduga cagar budaya (ODCB). Sementara yang sudah ditetapkan hanya sebanyak 30 benda saja. 

"Hampir semua madih berstatus ODCB. Jadi kita percepat dulu benda yang 70 persen bagusnya," pungkasnya. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar