Kedatangan Asesor Belum Jelas, Tim Ijen Geopark di Bondowoso Terus Berbenah

Salah Satu Logo

KBRN, Bondowoso : Kedatangan tim asesor (penilai) Ijen Geopark ke Kabupaten Bondowoso hingga saat ini belum menemukan titik terang. Padahal, awalnya mereka diprediksi datang pada Juli, namun terpaksa diundur ke Oktober 2021 akibat pandemi Covid-19. 

Ketua Harian Pelaksana Ijen Geopark Bondowoso, Arif Setyo Raharjo menyebut bahwa tim penilai berasal dari Irlandia dan China. Pihaknya masih terus menunggu, apakah akan ada penundaan kembali atau tidak.

" Ini masih belum ada informasi terbaru. Kita tinggal menunggu apakah tetap di Oktober atau diundur," jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (28/07/2021).

Meski begitu, tim Ijen Geopark Bondowoso terus melakukan persiapan. Arif menjelaskan, semua OPD yang terlibat dalam proyek tersebut sedang melakukan penguatan dan pembuktian eviden di lapangan.

Di Disparpora misalnya, pihaknya melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan di situs-situs Ijen Geopark seperti toilet, area parkir, papan interpretasi kawasan hingga papan rambu-rambu wisata.

" Di PUPR, mereka sedang menyiapkan perbaikan beberapa akses yang menuju ke situs-situ Ijen Geopark terutama di kawasan Ijen dan Sumber Wringin, " paparnya. 

Selain itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) tengah mendorong peran serta aktif BUMDes dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam tata kelola kunjungan di situs Ijen Geopark. 

Adapaun dari sisi pemasaran dan publikasi, ia menerangkan bahwa pihaknya tengah berupaya untuk menguatkan konten-konten Ijen Geopark berupa foto dan video yang disebar kepada masyarakat melalui Dinas Komunikasi Dan Informasi (Diskominfo).

" Termasuk juga untuk yang Dikbud, sekolah baik di tingkat SD hingga SMA, udah loading dua program yaitu Geopark Goes To School dan School Goes To Geopark," bebernya.

Terakhir, tim Ijen Geopark di Bondowoso secara intensif berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan Kabupaten Banyuwangi. Tujuannya untuk merampungkan materi eviden yang ada di lapangan sebelum kedatangan tim asesmen Unesco Global Geopark (UGG). (san/pw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00