Haji Diatas Usia Enam Puluh Lima Tahun, Apa Bisa?

KBRN Jember : Haji adalah rukun kelima yang harus dilakukan oleh seorang umat muslim yang mampu baik secara materi ataupun non materi. Menunaikan ibadah haji menjadi harapan setiap umat muslim untuk memenuhi rukun Islam yang kelima demi tercapainya kesempurnaan Keislamanya. Setiap tahun pemerintah Indonesia memberangkatkan jutaan jamaah untuk menunaikan ibadah haji mengingat umat islam terbesar didunia berada di Indonesia. Ada beberapa aturan baru dari kemenag terkait pelaksanaan Ibadah haji di tahun 2022 salah satunya adalah dengan memberlakukan pembatasan usia calon jamaah haji, yaitu dengan membatasi calon jamaah haji yang diperbolehkan berangkat dibawah enam puluh lima tahun. Walaupun aturan ini hanya berlaku untuk tahun ini saja nyatanya masih banyak masyarakat yang percaya terhadap isu jika pembatasan usia ini berlaku untuk seterusnya, seperti yang terjadi di kabupaten Lumajang ada sekitar seratus lima puluh calon jamaah haji yang menarik uang pendaftaran dari Kemenang kabupaten Lumajang.

“Kedatangan jamaah haji tahun 2022 ini berlangsung haru, ada ucapan terimakasih dari para jamaah haji atas pelayanan Kemenag yang diterima pada saat pelaksanaan ibadah haji dan tidak ada komplain terkait pelayanan dari Kemenag Lumajang. Terkait pembatasan usia jamaah haji hanya berlaku ditahun ini saja dikarenakan terkait aturan dari Pemerintah Arab Saudi dalam menyikapi covid 19”. Demikian yang di ungkapkan oleh Muhammad Muslim selaku kepala Kemenag kabupaten Lumajang kepada RRI kamis (11/08/22).

Dirinya juga menambahkan bahwa dikabupaten Lumajang pada dua bulan terakhir ini ada sekitar seratus lima puluh calon jamaah haji yang berusia diatas enam puluh lima tahun menarik Kembali uang pendaftaranya dikarenakan adanya isu terkait Pembatasan usia, dan dirinya memastikan jika isu itu tidak benar.

A. Mustain Billah selaku Kasi Bina Umroh dan Haji Kemenag Jember kepada RRI mengatakan. “Kabupaten Jember mempunyai kuota  Sembilan ratus Tujuh belas orang padahal kuota sebelumnya sekitar dua ribu orang. Persyaratan untuk haji tahun ini agak sedikit berbeda dengan persyaratan haji sebelum ada pandemi, salah satu persyaratannya yaitu vaksin dan juga persyaratan administrasi harus tuntas. Ada pemahaman keliru pada masyarakat yang mengira usia di atas enam puluh lima tahun tidak bisa berangkat untuk menunaikan ibadah haji, padahal kebanyakan jamaah yang mendaftar usianya lebih dari itu. Banyak dari masyarakat yang mengira pembatasan usia ini akan berlaku seterusnya, padahal hanya berlaku tahun ini saja”(jho/dyt).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar