Pemerintah Lumajang Menerapkan Sistim Digitalisasi Administrasi Kepegawaian

KBRN Lumajang : Pemerintah Kabupaten Lumajang saat ini sudah menerapkan Digitalisasi Pelayanan Admisnitrasi Kepegawaian guna memaksimalkan pelayanan kepada Masyarakat. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah -BKD Lumajang Taufik Hidayat ketika dikonfirmasi menjelaskan, jika saat ini semua administrasi kepegawaian seperti absensi PNS di seluruh Lumajang, sampai pada hasil kinerja PNS dan semua tertuang dalam satu Big Data secara online sehingga sangat memudahkan para pegawai dalam mengurus semua administrasi kepegawaian. Dengan sistim demikian diharapkan PNS di Lumajang mendapatkan berbagai macam kemudahan dalam mengurus administrasi sehingga tidak ada alasan lagi bagi PNS untuk tidak bisa memberikan pelayanan maksimal kepada Masyarakat. "Diharapkan dengan sistim seperti ini bisa memberikan pelayanan maksimal pada Masyarakat kedepanya karena tidak ada alasan lain bagi PNS bolos kerja maupun masih sibuk mengurus administrasi pribadi sehingga tidak bisa bekerja maksimal,"Katanya Kamis 24/06/2021) Ketika dikonfirmasi RRI mengenai dengan perubahan transformasi admisntrasi tentu saja bukan hanya perubahan teknologi saja namun benefitnya maupun kesiapan SDM juga harus diukur agar berjalan maksimal program tesebut kedepanya, mengingat besarnya operadional dengan sistim digital tersebut pemerintah juga harus mengeluarkan uang untuk pengadaan alat seperti komputer alat penguat signal maupun yang lainya. Kepala BKD Lumajang menjelaskan jika dengan adanya sistim digitalisasi administrasi kepegawaian ini biaya yang harus dikeluarkan untuk pembelian kertas dan perawatan bisa membengkak namun dengan sistim baru ini bisa lebih murah. "Sampai saat ini biaya untuk trasformasi administrasi tersebut sudah siap dan murah bahkan kebih efektif jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk membeli alat tulis sebelumnya,"Katanya. Sementara mengenai Sumber Daya Manusia -SDM PNS di Lumajang dirasa sudah mumpuni untuk pajam teknokogi sehingga tidak dapat diragukan lagi. KA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00