Masyarakat Wirowongso Kehilangan Sosok Kepala Desa yang Merakyat

KBRN Jember : Meninggalnya kepala desa Wirowongso Achmad Harjono Mega pada hari Kamis,15 april 2021 yang baru menjabat sebagai kepala desa 1,5 tahun telah menimbulkan duka yang mendalam bagi masyarakatnya. Betapa tidak, Kepala Desa yang baik ini dikenal sangat dekat dengan warganya, bahkan sikap warga ditunjukkan secara emosional dengan mengibarkan bendera merah putih setengah tiang, meski hal itu seharusnya tidak layak dilakukan.

Camat Ajung Jember Slamet Wijoko mengatakan, tidak hanya warga desa yang merasa kehilangan, tetapi juga dirasakan pemerintah kecamatan Ajung.

"Bukan hanya masyarakat yang merasa kehilangan kiprah seorang kepala desa  Wirowongso Achmad Harjono Mega yang memang baik dan merakyat, namun pemerintah kecamatan Ajung dan Pemerintah desa wirowongso juga merasa kehilangan". katanya, Jumat (16/4/2021).

Jabatan Achmad Harjono Mega sebagai kepala desa Wirowongso masih menyisakan waktu 4 tahun 6 bulan, maka sesuai dengan aturan Perbup no 25 tahun 2016, kekosongan pejabat kepala desa harus segera diisi dengan pejabat baru. Untuk mengisi kekosongan pejabat kepala desa, Pemerintah kecamatan Ajung bersama pemerintah desa Wirowongso  segera mengajukan ke pemerintah Daerah Kabupaten Jember untuk diikutsertakan dalam pemilihan kepala desa secara serentak di Kabupaten Jember melalui Pergantian Antar Waktu atau pilkades PAW.

"Pasca Meninggalnya Kepala desa Wirowongso Achmad Harjono Mega, maka pemerintah kecamatan Ajung  bersama pemerintah desa Wirowongso segera membentuk panitia pemilihan kepala desa Pergantian Antar Waktu atau Pilkades PAW, sehingga bisa diikutkan pilkades serentak di kabupaten Jember," jelas Slamet Wijoko.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00