Kasus Dugaan Netralitas ASN Kembali Diproses

Komisioner Bawaslu, Divisi Penanganan Pelanggaran, Fitrianto, saat memeriksa berkas laporan dugaan netralitas ASN. Senin (19/10/2020) (Foto Diana Arista).

KBRN, Situbondo: Kasus dugaan netralitas ASN di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang kemarin sempat dihentikan karena tidak memenuhi unsur formil dan materiil, kini diangkat kembali.

"Memang laporan ini sempat tidak memenuhi syarat formil dan materiil. Tapi setelah kita berikan waktu selama dua hari untuk diperbaiki, unsur formil materilnya dipenuhi," ujar Komisioner Bawaslu Situbondo, Divisi Penanganan Pelanggaran, Fitrianto, Senin (19/10/2020).

Kata Fitrianto, Bawaslu sudah memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan, termasuk saksi terlapor yang tak lain adalah ASN di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo.

"Sudah kita lakukan pemanggilan beberapa saksi, termasuk terlapor," tegasnya.

Laporan terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN berawal, saat akun facebook bernama Dimas Firmansyah, mengunggah foto bersama di acara pembukaan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK), pada Senin 5 Oktober 2020.

Tiga orang diantaranya berseragam keki (seragam pemda warna kopi susu), selebihnya berseragam kaos dan memakai baju bebas. Dalam foto tersebut mereka menggunakan tanda atau simbol tertentu yang mengarah kepada salah satu paslon.

"Kita lihat saja nanti. Apakah postingan itu benar melanggar netralitas ASN sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Netralitas ASN," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00