Pelaku Percobaan Pembunuhan Ditangkap Tim Kuro Polres Lumajang

KBRN Lumajang : Jajaran Mapolres Lumajang Jawa Timur menangkap Hendrik Purwanto (26) tahun warga Dusun Pocok, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang karena diduga telah melalukan percobaan pembunuhan. 

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP. Masykur ketika Dikonfirmasi RRI di ruang kerjanya menjelaskan, pelaku diamankan polisi karena telah melakukan percobaan pembunuhan terhadap Sahri (31) yang tak lain adalah saudara iparnya sendiri.

"Percobaan pembunuhan itu terjadi di jalan setapak Desa Gunung Dulang Dusun Klakah, Lumajang, pada Rabu malam, dan saat ini pelaku telah diamankan petugas, "Katanya Kamis (27/08/2020).

Saat itu tersangka, mencoba membunuh korban dengan sebilah pisau dapur saat berboncengan motor ketika akan menuju rumah pamannya.

Kasat Reskrim Polres Lumajang juga mengatakan, dalam kronologi kejadian pada hari  rabu sekitar 19.30 tersangka keluar rumah pinjam pisau dapur dan mendatangi korban meminta antar ke rumah pamannya. Di perjalanan mengantar di jalan setapak Dusun Gunung Dulang Desa Klakah kecamatan klakah tiba-tiba tersangka mengeluarkan pisau dari balik bajunya langsung menghunuskan senjatanya ke leher korban.

"Untungnya, korban bisa menyelamatkan diri, keduanya, sempat terjatuh dari atas motor, saat korban berusaha mengamankan pisau dapur yang mendarat di lehernya,"Katanya

Karena aksi tersangka, leher korban mengalami luka serius sehingga harus mendapatkan perawatan oleh tim medis.

"Itu kan berebut karena posisi korban yang bonceng jadi sempat luka. akhirnya korban mempertahankan diri, mengamankan pisau sama tangan akhirnya berdua jatuh," ucapnya

Data yang berhasil dihimpun RRI, usai terjadi kontak fisik tersebut, korban berlari ke rumah pemukiman warga untuk meminta pertolongan kemudian bertemu salah satu petugas.

Atas kejadian itu, korban kini sedang berada Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan sedangkan pelaku diamankan petugas untuk mempertanggung jawabkan hasil perbuatanya. (ka/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00