Brimob Polda Jatim Diterjunkan Untuk Amankan Situbondo Akibat Ulah PSHT

Personil Brimob Polda Jatim saat apel di tempat kejadian perkara. Senin (10/8/2020) (Foto Diana Arista).

KBRN, Situbondo : Sebanyak 2 SST atau Satuan Setingkat Peleton Brimob Polda Jatim, diterjunkan ke Situbondo, Jawa Timur, untuk mengamankan lokasi perusakan sejumlah fasilitas umum yang dilakukan oknum anggota pencak silat PSHT.

"Kapolda Jatim mengirim personil Brimob sebanyak 2 SST untuk memulihkan lagi kondusifitas di Situbondo," ujar Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi, Selasa (11/8/2020).

Selain Brimob, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) juga diterjunkan untuk melakukan upaya penindakan hukum terhadap para pelaku yang melakukan perusakan di Desa Trebungan Kecamatan Mangaran dan Desa Kayuputih Kecamatan Panji.

"Sudah ada puluhan pelaku perusakan yang kita amankan, namun masih ada sebagian besar yang masih dalam pengejaran," beber Sugandi.

Pelaku perusakan dikenakan pasal berlapis dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara. Karena saat berulah, ratusan anggota PSHT ini tak hanya merusak sejumlah fasilitas umum namun juga diduga mengambil barang dagangan yang ada di dalam kios.

"Kepada pelaku kita jerat dengan pasal berlapis, ada pasal 170 KUHP, 160 KUHP, dan pasal lainnya termasuk penjarahan yang sedang kita bahas," ungkap Sugandi.

Pantauan RRI, suasana di lokasi kejadian yakni di Desa Trebungan Kecamatan Mangaran dan Desa Kayuputih Kecamatan Panji, masyarakat tampak tenang. Mereka menutup kaca rumah yang pecah sementara waktu dengan plastik dan kayu.

Personil Brimob Polda Jatim bersama TNI juga tampak berjaga-jaga di pos pengamanan. Selain menjaga keamanan, mereka juga menerima laporan dari masyarakat terkait perusakan puluhan rumah, belasan kios, empat unit mobil dan tiga buah warung oleh oknum PSHT, pada Senin, 10 Agustus 2020 sekitar pukul 02.00 WIB. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00