Polisi Tetapkan Tersangka Terhadap Dukun Cabul Modus Telur Ayam

Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi, saat rilis penetapan tersangka terhadap AR. Senin (3/8/2020) (Foto Diana Arista).

KBRN, Situbondo : Polisi menetapkan AR (40) sebagai tersangka atas kasus dugaan pemerkosaan dan atau pencabulan terhadap seorang wanita (30) dengan modus memasukkan telur ke kemaluan korban, berdalih pengobatan.

Kapolres Situbondo, AKP Sugandi mengaku, penetapan tersangka terhadap AR, setelah polisi menemukan sejumlah alat bukti dan meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk saksi korban.

"Semua alat bukti dan saksi-saksi mengarah kepada tersangka ini," ujar Sugandi kepada RRI, Senin (3/8/2020).

Polisi menjerat pelaku dengan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dan atau pasal 290 KUHP tentang perbuatan cabul, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.

"Untuk kasus pemerkosaan ancaman hukumannya 12 tahun, sedangkan perbuatan cabul maksimal 9 tahun," tegas Sugandi.

Pelaku yang bertempat tinggal di Dusun Cora Lempet Desa Wonosari Kecamatan Grujugan Bondowoso ini, berhasil kabur sebelum diringkus polisi. Diduga, tersangka kabur setelah tahu korbannya melapor ke pihak yang berwajib.

"Kami sudah membentuk tim khusus (Timsus) yang bekerjasama dengan kepolisian, untuk memburu tersangka, dibantu dari Reskrimum Polda Jatim," beber Sugandi.

Diinformasikan RRI sebelumnya, tersangka AR (40) mengaku sebagai dukun dan bisa mengobati penyakit asam lambung yang diderita korban. Berdalih pengobatan, dukun cabul itu memasukkan telur ayam berwarna putih ke kemaluan korban.

Bahkan, AR memaksa korban untuk melakukan hubungan suami isteri sesaat setelah mengeluarkan telur tersebut. Korban saat itu tidak berdaya dan terpaksa melayani AR di salah satu hotel di kawasan Wisata Bahari Pasir Putih, Situbondo, karena berdalih sebagai rangkaian pengobatan untuk kesembuhan korban. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00