Polres Lumajang Telusuri Dugaan Kasus Pemerasan

KBRN Lumajang : Jajaran Mapolres Lumajang menjadwalkan adanya mediasi antara pihak terkait soal dugaan pemerasaan yang dilakukan oknum anggota DPRD Lumajang bersama 2 orang lainnya dan sekaligus membuat Berita Acara Pemeriksaan -BAP

Pihak pengadu didampingi oleh tim kuasa hukum, Abdul Rokhim, SH., M.Si dan Dummy Hidayat, SH dari Firma Hukum Api Sadarkum menjelaskan jika totalnya ada 7 orang dari pihak pengadu dan teradu yang diundang ke Polres Lumajang. Pihak pengadu ada RF, AM, serta saksi RD dan MD. Sedangkan pihak teradu, yakni oknum anggota DPRD Lumajang berinisial TR dan 2 orang lainnya berinisial PA dan JU.

“Hari ini sesuai surat undangan dari Kapolres atau sesuai dengan disposisi dari Kapolres yaitu hari Senin mediasi. Akhirnya kami datang untuk melakukan mediasi pada para pihak. Kami juga di-BAP, klien kami di-BAP, termasuk saksi kami di-BAP,” katanya Selasa (23/06/2020).

Saat itu pihaknya juga menyerahkan bukti-bukti untuk memperkuat pengaduan tersebut. 

Ia menegaskan, bersamaan dengan dilakukan BAP,  mediasi tetap diupayakan oleh pihak kepolisian, namun hingga siang itu, masih belum ada hasilnya. 

“Untuk mediasi selanjutnya ini belum. Karena saya masih belum tahu hasilnya, saya hanya mengikuti klien saya,” ucapnya.

Dummy menjelaskan, tujuan dari BAP ini, agar polisi tahu duduk permasalahan di mana sehingga bisa mengambil kesimpulan. 

“Kerangka berpikir peristiwa pidana ini di mana. Dengan begitu polisi tahu, ketika mediasi, dia bisa paham. Ini harus gini-gini. Mungkin gitu,” ucapnya.

Namun ketika wartawan berada di Polres Lumajang hingga siang hari senin, belum melihat kedatangan dari oknum anggota DPRD Lumajang TR. 

“Informasinya, masih perjalanan, mudah-mudahan hari,” katanya

Ia menambahakan, jika mediasi itu tidak berhasil, setelah BAP sudah ada, otomastis bisa muncul laporan polisi.

“Setelah BAP sudah ada, mediasi gagal, ya otomatis kita minta tanda terima laporan polisi, tujuannya untuk pegangan kuasa hukum, agar kasus ini kita kawal sampai persidangan,” pungkasnya. (ka/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00