Diperiksa 5 Jam, Sekda Bondowoso Dicecar Puluhan Pertanyaan

Husnus Sidqi, salah satu kuasa hukum Sekda

KBRN, Bondowoso: Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso Syaifullah SE., akhirnya memenuhi panggilan kepolisian setelah pemanggilan pertama tidak hadir. Sekda diperiksa atas tuduhan ancaman kekerasan terhadap mantan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Alun Taufana beberap waktu lalu.

Kuasa hukum Syaifullah, Husnus Sidqi, kepada awak media menerangkan bahwa dalam pemeriksaan pertama ini, Sekda disuguhkan sekitar 40 pertanyaan selama kurang lebih 5 jam. Meski berstatus tersangka, namun Syaifullah tidak ditahan karena dianggap kooperatif. 

" Atas permintaan Pak Sekda kami menambah tim hukum dari Surabaya. Kalau yang tercantum di kuasa lima. Jadi semuanya tujuh lah," jelasnya kepada awak media usai pemeriksaan Sekda, Senin (22/6/2020) di Mapolres Bondowoso. 

Menurutnya, Sekda akan mengikuti proses hukum sampai selesai. Namun ketika ditanya soal adanya negosiasi (upaya berdamai) dengan pihak pelapor, Husnus mengaku belum ada.

Dikatannya, laporan tentang ancaman dengan kekerasan yang terekam dalam panggilan telepon antara Sekda dengan Alun, menurutnya hal itu hanya sikap emosi Syaifullah saja.

" Ini kan sudah 9 bulan. Tidak ada mengancam kemudian ada tindakan atau ada perbuatan sesuai pasal yang disangkakan," lanjutnya. 

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Agung menjelaskan bahwa yang bersangkutan (Sekda) datang secara kooperatif. 

" Ditanya juga menjawab lancar. Proses pemeriksaan berjalan dengan lancar," terangnya saat dikonfirmasi RRI. 

Menurutnya, terdapat 49 pertanyaan yang diajukan kepada Sekda. Namun mengenai isi materi, Agung enggan menjelaskan. Setelah dilakukan pemeriksaan, jika memang dirasa perlu ada pemanggilan berikutnya maka akan ada pemeriksaan lanjutan.

" Sementara untuk saat ini kan selesai tadi," pungkasnya.(san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00