Lima Pelaku Premanisme di Mulyorejo Tertangkap, Dua Orang Diburu Polisi

KBRN,Jember: Lima orang pelaku premanisme yang diduga menjadi pemicu terjadinya aksi balasan penyerangan serta pembakaran rumah dan belasan kendaraan bermotor di dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember akhirnya tertangkap.

Dari lima orang pelaku, tiga orang ditangkap polisi di pulau Sumatra,  satu orang tertangkap di Denpasar, Bali dan satu lainnya lebih dahulu telah diamankan polisi paska aksi penganiayaan yang menimpa seorang petani asal Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi beberapa waktu lalu.

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengungkapkan kelima orang yang ditangkap merupakan pelaku pengeroyokan sekaligus terlibat terkait perkara premanisme yang terungkap dari hasil pengembangan penyidikan polisi.

"Dari pendalaman yang kita lakukan kelima orang ini merupakan pelaku penganiayaan yang menimpa warga Kalibaru sekaligus pelaku premanisme yang terjadi di Desa Mulyorejo," ujarnya saat melakukan pers rilis di Mapolres setempat,Kamis (18/8/2022).

Selain lima orang pelaku yang berhasil ditangkap, Hery menegaskan polisi kini masih memburu dua orang pelaku lain ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Jember terkait penanganan perkara pidana itu.

"Saat ini tim kita masih terus mengejar dua pelaku lain yang masih DPO terkait kasus premanisme yang terjadi di Dusun Baban, Mulyorejo, Silo," tegasnya.

Kelima orang pelaku premanisme yang tertangkap dan saat ini telah mendekam di sel tahanan Mapolres Jember masing-masing berinisial A, H, A, ZN  dan AU.

"Kelimanya kita sangkakan Pasal 170 KUHP ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman maksimal 5 Tahun Penjara," pungkasnya. (gl/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar