Warga Situbondo Dihebohkan Meninggalnya Nenek Riyani yang Tak Wajar

Polisi memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP). Tempat ditemukannya mayat Riyani (80) yang dinilai meninggal tak wajar lantaran ada beberapa bekas lebam di anggota tubuhnya. Rabu (6/7/2022) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo: Warga Dusun Bringin RT/RW 01/02 Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dihebohkan dengan meninggalnya Riyani (80) yang dinilai tak wajar.

Riyani ditemukan cucunya yang berusia sekitar 5 tahun, tergeletak di bawah, samping tempat tidurnya, dengan beberapa luka memar di tubuh, termasuk di bagian leher.

Salah seorang tetangga dekat Riyani yang enggan disebut namanya mengaku, meninggalnya Riyani sangat tidak wajar karena ada bekas hitam di lehernya, tangan dan kakinya juga. Dari hidungnya terlihat darah yang sudah mengering.

"Kalau memang meninggal biasa, keapa harus lebam di beberapa bagian tubuhnya," ujarnya kepada RRI, Rabu (6/7/2022).

Riyani tinggal bersama anak dan anak menantunya, beserta seorang cucunya. Jasad Riyani ditemukan cucunya sekitar pukul 08.30 WIB, saat tidak ada orang di rumah, karena sejak pagi buta sudah berangkat ke sawah.

"Saat diperiksa oleh anaknya, ternyata uang Riyani raib sekitar Rp4 juta," ucapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Situbondo, IPTU Achmad Soetrisno mengaku, pihaknya telah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) dan mendatangkan petugas Unit Inafis untuk mengetahui penyebab kematian Riyani.

"Mayat atas nama Riyani sudah dibawa ke RSUD Situbondo, untuk dilakukan pemeriksaan mayat oleh Dokter Forensik setelah dilakukan olah TKP oleh Unit Identifikasi," bebernya. 

Ia mengimbau kepada masyarakat sekitar, khususnya pihak keluarga yang tinggal serumah atau tetangga dekat, agar memberikan informasi jika mengetahui penyebab kematian Riyani yang dinilai tidak wajar itu.

"Hubungi Kapolsek Jangkar atau Kasi Humas Polres Situbondo, jika ada informasi mengenai kematian Riyani," ucapnya. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar