Tak Hanya Jaga Napi, Pegawai Lapas Wajib Kembangkan Inovasi Pelayanan Publik

KBRN, Bondowoso : Dalam upaya peningkatan pelayanan terhadap masyarakat terutama bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIB Bondowoso dituntut untuk mengembangkan inovasi.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Lapas IIB Bondowoso, Sarwito, usai Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Dokter Ahli Pertama, Pelantikan Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Purna Tugas Pegawai, Jumat (1/7/2022).

Dalam kesempatan itu Sarwito menegaskan bahwa inovasi dalam sebuah pekerjaan merupakan tuntutan dari pemerintah yang bertujuan untuk pelayanan publik menjadi lebih baik.

" Jadi memang sekarang dituntut. Contohnya ini calon pegawai sekarang mengikuti pelatihan dasar. Selama tiga bulan mereka harus menelurkan inovasi," jelasnya.

Jika berhasil menelurkan inovasi dan mampu menorehkan prestasi, tentu yang bersangkutan akan diganjar dengan sebuah penghargaan oleh pemerintah. Bahkan, berupa kenaikan pangkat reguler.

" Dengan naik pangkat tentunya tanggung jawab semakin berat. Harapannya, pangkat semakin tinggi, kinerja semakin bagus, " tegasnya.

Untuk itu, Sarwito mewanti-wanti seluruh petugas lapas agar tidak melakukan pelanggaran, indisipliner, bahkan terjerumus dalam narkoba. Karena hal itu bisa membatalkan kenaikan pangkat yang seharusnya diberikan selama empat tahun bekerja.

" Karena banyak hal dalam empat tahun harusnya naik pangkat tidak bisa karena ada hal-hal yang memang membatalkan untuk tidak bisa kita naikkan pangkatnya," lanjutnya. 

Untuk informasi, Lapas Bondowoso juga mendapatkan alokasi dokter yang dilantik dan disumpah menjadi PNS yang akan memberikan pelayanan medis di lingkup lapas.

" Dan karena dia menjabat sebagai jabatan ahli dokter pertama, itu memang harus disumpah dalam jabatan fungsional dia selaku tenaga medis," pungkasnya. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar