Aksi Curwan Semakin Resahkan Masyarakat Lumajang

KBRN Lumajang : Masyarakat Kecamatan Kalakah Kabupaten Kabupaten Lumajang resah aksi pencurian Hewan (Curwan) semakin marak terjadi pasca Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Menurut Warga Dusun Darungan, Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Rosidi Korban pencurian Sapi mengeluhkan sering terjadinya aksi pencurian Sapi di daerahnya termasuk miliknya yang belum lama ini juga raib dibawa kabur komplotan pelaku curwan.

Sapi Lemosin kesayangan Rosidi merupakan salah satu benda berharga yang menjadi harapan satu-satunya Rosidi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga yakni untuk dijual dan untuk makan keluarga. Setiap hari Sapi tersebut harus dicarikan makan rumput dengan susah payah dan telah dirawat dengan baik dengan cara dimandikan dan dibuang kotoranya namun sayangnya setelah besar dicuri orang sehingga harus gigit jari.

Selain itu Rosidi sambil menangis menceritakan tetangganya yang belum lama ini juga menjadi korban pelaku Curwan, Sapi kesayanganya juga hilang dibawa lari para Pelaku Curwan.

"Ini satu satunya harta yang menjadi harapan saya mas, kenapa harus hilang, saya setiap hari harus mencari rumput agar bisa besar Sapinya tapi kenapa sekarang dicuri orang," TangisnyaJumat (13/05/2022)

Kejadian yang sama juga dialami warga Dusun Clarak, Desa Kebonan, Kecamatan Klakah Kepala Dusun di Desa Kebonan, menyampaikan jika warganya, Rabu 11/05/ kemarin, juga menjadi korban pencurian sapi.

“Dua ekor sapi milik Ali, warga Dusun Clarak, yang diambil kawanan pelaku, Namun, yang satu ekor dilepas,"Katanya

Untuk itu Masyarakat saat ini meminta aparat penegak hukum dan Pemerintah Lumajang agar tegas menjawab keresaan masyarakat Lumajang terkait maraknya pencurian Sapi di Lumajang yang semakin hari semakin menakutkan warga kususnya para pemilik ternak tradision di Lumajang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar