Paguyupan Peduli Erupsi Semeru Datangi Kantor DPRD dan Bupati Lumajang

KBRN Lumajang : Paguyupan Perduli erupsi Gunung Semeru Lumajang Jawa Timur mendatangi kantor DPRD Lumajang dan Kantor Bupati Lumajang.

Kedatangan warga yang didampingi sebanyak tiga (3) kuasa hukum tersebut untuk melakukan komunikasi terkait adanya dugaan human error terhadap salah satu CV penambangan pasir yang diduga mengakibatkan tenggelamnya Kampung renteng oleh matrial Semeru pada saat erupsi Semeru 4 Desember lalu.

Menurut Nurkholik ketua Paguyupan Perduli Semeu ketika dikonfirmasi mengatakan permohonan Hearing kepada Ketua Dewan dan Anggota DPRD kabupaten Lumajang, bahwa erupsi gunung Semeru yang diduga telah menenggelamkan sebagian rumah warga kamar kajang dan Kampung renteng diduga adanya human error’ yang di sebabkan dari Aktifitas tambang pasir.

Dimana dalam tambang tersebut diduga adanya tanggul-tanggul buatan yang sengaja dibuat sehingga menghambat aliran air dan matrial semeru dari atas dan berdampak terhadap aliran lahar Semeru menuju ke bawah terhambat sehingga meluap ke Kampung Renteng.

Warga juga mengatakan pada masa sebelumnya telah mengajukan protes ke pemerintah dan ke pemilik tambang atas prediksi dampak buruk adanya tanggul buatan namun belum mendapatkan respon.Warga saat ini berharap upaya yang dilakukan mendapatkan respon dari pemerintah daerah dan dari DPRD Lumajang sebegai representasi Masyarakat jika tidak maka Paguyuban Peduli Erupsi Semeru akan mengajukan permohonan hearing ke DPR RI untuk meminta keadilan.

”Tujuan kami ke DPRD kabupaten Lumajang untuk permohonan Hearing dengan Pimpinan dan Anggota DPRD kabupaten Lumajang, bahwa ada dugaan human error dari salah satu aktifitas tambang pasir di desa sumber wuluh yang mengakibatkan tenggelamnya sebagian rumah warga kamar kajang dan kampung renteng, kami warga dusun kampung renteng dan kamar kajang akan mengajukan permohonan hearing kepada DPR RI jika disini tidak ada tanggapan,” Jelasnya Kamis (20/01/2022)

Sementara itu seketaris DPRD Kabupaten Lumajang Mahfud saat menemui Perwakilan warga Dusun kamar kajang dan Kampung renteng menjelaskan bahwa permohonan Hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) akan di laporkan kepada pimpinan untuk di tindak lanjuti.

”Permohonan hearing kepada Pimpinan dan Anggota DPRD kabupaten Lumajang akan kami laporkan dan di tindak lanjuti, yang bersangkutan (warga) akan menyampaikan di hearing tersebut terkait sebelum erupsi dan pasca erupsi Semeru, dan hari ini Anggota dewan sedang melaksanakan kunjungan komisi ke Surabaya lalu batu dan malang,"Pungkasnya. KA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar