RRI Jember Gelar Dialog Sengketa Lahan Jalan Tambang Lumajang

KBRN Lumajang : Untuk menemukan solusi dalam konflik lahan jalan Tambang di Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Jawa Timur kedua belah pihak yang sedang bersengketa menggelar dialog interaktif dengan RRI Jember untuk mendapatkan solusi. 

Menurut Arsyad Subekti Warga Desa Tempeh Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang yang memiliki lahan di Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang mengatakan, telah memberikan apresiasi sangat positif terhadap langkah yang diambil oleh RRI Jember dalam memberikan media untuk mendapatkan solusi terbaik dari hasil mediasi yang disiarkan secara langsung oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Jember dalam program acara opini dan inspirasi (Opsi).

"Kami bersyukur sekali semoga apa yang kita lakukan selalu dalam ridlo Alloh Swt,"Katanya Kamis 21/10/2021)

Sementara itu hal yang sama juga dikatakan oleh Didik Almashudi Sekretaris Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (Apri) Lumajang, RRI sangat bermanfaat selain sebagai media hiburan informasi, juga memiliki program dialog interaktif memfasilitasi elemen masyarakat yang sedang ada persoalan.

Dalam dialognya Didik Almashudi menjelaskan sejumlah manfaat dan peran serta adanya Apri di Kabupaten Lumajang untuk mensejahterakan masyarakat kedepannya dan support dari Pemerintah Daerah Lumajang dalam mendukung langkah yang diambil oleh Apri Lumajang selama ini sangatlah bagus. 

Untuk itu membutuhkan peran serta semua elemen Masyarakat turut mensuport langkah yang diambil oleh Apri untuk turut mensukseskan Pendapatan Asli Daerah Kedepan sehingga semua elemen masyarakat bisa sejahtera.

Dalam agenda Opsi yang digelar oleh RRI Jember dengan teknis masing masing narasumber dihubungi dengan telephon dan live tersebut hadir juga di line Telephon Kasi Pengendalian dan Penanganan Sengketa Badan Pertanahan Nasional di Lumajang Endro Cahyo Utomo. 

Masing-masing pihak beradu argumen dan pada akhirnya menemukan titik temu yakni komunikasi lebih lanjut dengan orang nomor satu di Lumajang yakni Bupati Lumajang pada hari senin mendatang.

Untuk diketahui sebelumnya hasil mediasi sengketa lahan jalan tambang di Desa Bades Kecamatan Pasirian Lumajang menemukan jalan buntu dan nyaris ricuh di ruang asisten tata praja Pemkab Lumajang. 

Perdebatan sengit terjadi pada kedua belah pihak yakni Arsad Subekti pemilik lahan yang dijadikan jalan tambang di desa Bades Kecamatan Pasirian Lumajang dengan Didik Almashudi Sekertaris Asosiasi Penambang Rakyat Indenesia (Apri) Lumajang beruntung masing-masing pihak mampu mengontrol emosinya dan sama-sama dewasa dalam berpikir sehingga duel tidak sampai terjadi di ruang asisten tata praja Pemkab Lumajang.

Setelah kejadian tersebut Arsad Subekti langsung melakukan blokade jalan tambang bersama keluarganya serta bersama lima kuasa hukumnya yang mengakibatkan kemacetan panjang Truk Pasir pada kawasan tersebut. 

Kondisi terkini Kamis 21/10 jalan tambang di lahan yang diklaim milik Arsat Subekti masih tertutup oleh batu dan Pasir sehingga Truk bermuatan Pasir tidak bisa melintas pada kawasan tersebut. KA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00