Culik Anak Kandung, Seorang Ayah di Jember Terancam Penjara

KBRN, Jember : Seorang Warga Kalisat berinisial BY (31) diamankan Satuaan Reserse dan Kriminal Polres Jember.  Ia dibekuk polisi terkait kasus tindak pidana penculikan anak. 

Pengungkapan Kasus penculikan anak itu bermula dari laporan seorang wanita berinisial DC (27) warga Kecamataan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. 

Berdasarkan keterangan DC kepada Polisi, perempuan itu mengaku kehilangan anak yang baru berusia tujuh bulan. Sang anak hilang saat dititipkan ke tetangga kostnya lantaran korban harus bekerja.

"Ketika DC pulang kerja dan mau mengambil anaknya ternyata tidak ada dan akhirnya DC melaporkan ke pihak kepolisian karena DC merasa ketakutan", ujar Kasatreskrim Polres Jember,AKP Komang Arya Wiguna, Minggu (19/9/2021).

Dari laporan perkara dugaan penculikan anak dibawah umur itu, kepolisian bertindak melakukan rangkaiaan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku BY warga Kecamatan Kalisat, Jember.

Dari penangkapan itu, terduga pelaku penculikan ternyata merupakan mantan suami siri DY yang juga merupakan ayah kandung dari sang anak.

"sampai saat ini motifnya masih belum diketahui, karena yang menculik bukan orang lain namun bapaknya sendiri, sehingga kami perlu mendalami kasus ini",imbuhnya.

DC diketahui seorang yang pernah menikah dengan BY (31) Kalisat, secara agama atau Siri kemudian miliki seorang anak yang berinisial FR. Namun saat DC mengandung sang buah hati, BC meninggalkan perempuan itu dan ternyata telah menikah.

Sebelum menikah BY mengaku kalau nel punya istri, ternyata setelah saya hamil dia meninggalkan saya dan ternyata telah menikah.

"Memang itu anak kandungnya namun cara mengambil yang salah sehingga ibu kandungnya melaporkan ke pihak kepolisian", tegas AKP Komang.

Atas perbuatannya, Tersangka BY dijerat pasal 330 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00