Polres Situbondo Amankan 27 Gelondongan Kayu Jati Hasil Pembalakan Liar

Sebagian barang bukti kayu jati berbentuk gelondongan yang diamankan Polres Situbondo. Diduga, puluhan kayu gelondongan itu hasil pembalakan liar. Sabtu (18/9/2021) (Foto Diana Arista).

KBRN, Situbondo : Tim Opsnal Reskrim Polres Situbondo, mengamankan 27 batang kayu jati bentuk gelondongan, yang diduga hasil pembalakan liar.

Selain mengamankan kayu gelondongan berdiameter 40 sentimeter, panjang 2 meter itu, polisi juga mengamankan satu unit truk Izusu elf putih Nopol DK 8685 FP dengan STNK atas nama I Wayan Resi.

"Dua orang sopir dan sopir cadangan itu sudah kita lakukan penahanan. Semua barang bukti sudah kita bawa ke Polres," tegas Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agus Widodo kepada RRI, Sabtu (18/9/2021).

Dua orang yaitu sopir dan sopir cadangan berinisial AF (22) dan RR (21) adalah warga Desa Alasbulu, Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Setelah diinterogasi, keduanya langsung ditahan. 

"Setelah dilakukan lidik kemudian interogasi kepada para pelaku, katanya kayu ini dari hutan Baluran, Situbondo," bebernya.

Menurut informasi yang diberikan oleh kedua orang itu, puluhan kayu jati itu akan diantarkan kepada Lili, warga Pamekasan, Madura. Namun naas, sampai di jalan pantura atau depan Polsek Kapongan, mobil truk tersebut diperiksa polisi dan langsung diamankan.

"Kejadiannya dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 WIB. Kami dapat informasi dari masyarakat bahwa ada pengangkutan kayu hasil hutan," ungkapnya.

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas kepolisian, ternyata truk tersebut mengangkut 27 batang kayu hutan jenis jati dari kawasan hutan Baluran. Truk tersebut tidak dilengkapi dengan surat bukti kepemilikan. 

"Keduanya terbukti melanggar pasal 83 (1) b jo pasal 12 huruf e Undang-undang Kehutanan Nomor 18/2013 dengan ancaman pidana maksimal lima tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2,5 miliar," tutup Agus Widodo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00