Ahli Waris Nasabah Bank Bukopin Jember Tuntut Kepastian Hukum

KBRN, Jember: Meski secara resmi telah dilaporkan kepada Polres Jember namun hingga saat ini Proses penanganan dugaan pemalsuan dokumen yang dialami Ahli Waris dari nasabah Bank Bukopin Cabang Jember belum menemui titik terang dan kepastian hukum.

Terkait penanganan kasus itu, PH Ahli Waris Nasabah Bank Bukopin mengharap  Polisi tak Ragu dan Bongkar Dugaan Tindak Pidana Perbankan tersebut.

Demikian pernyataan Ihya Ulumiddin, SH Penasehat Hukum dari Ahli Waris almh Suciwati dan Hariyanto saat memberikan rilis kepada media,Selasa (22/5/2201).

"Hari ini kami mencoba bertemu pak Kasat Reskrim namun beliau masih ad giat yang padat.Kami berharap agar pihak kepolisian mbongkar dugaan kuat tindak pidana Perbankan yang dialami oleh klien kami Ahli Waris dari nasabah Bank Bukopin Cabang Jember," ujarnya. 

Masih kata Udik sapaan akrabnya, polisi yang menangani tidak perlu ragu untuk segera memproses secara hukum yang berlaku. Sebab seluruh dokumen terkait telah terjadi dugaan pidana dalam penerbitan perjanjian kredit telah diserahkan resmi oleh pihak pelapor ke polisi.

"Tidak perlu lab forensik karena secara mata telanjang sangat jelas berbeda, tanda tangan nasabah dipalsukan, Ini ada apa? belum lagi dokumen yang harusnya menjadi hak nasabah juga tidak diberikan. Artinya dokumen tersebut juga diduga kuat digelapkan pihak bank. Ahli Waris sangat keberatan dan sangat dirugikan temuan sesuai fakta yang ad tersebut," paparnya. 

Lebih lanjut Udik juga menerangkan bahwa pihak Ahli Waris juga sebelumnya melakukan gugatan secara perdata di PN Jember dengan no perkara :5/Pdt.G/PN Jmr untuk mendapatkan keadilan yang selama ini ditunggu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00