Polisi Kembali Tangkap Dua Pelaku Pemerasan Berkedok Wartawan di Jember

KBRN,Jember : Satuaan Reserse dan Kriminal Polres Jember kembali berhasil menangkap dua orang yang menjadi pelaku pemerasan berinisial TO(40), Warga Dusun Krasak Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung dan AG (45) warga Dusun Krajan Desa Jenggawah, Jember. 

Keduanya merupakan komplotan dari dua tersangka lain yang lebih dahulu diringkus Polisi karena terlibat peristiwa dugaan pemerasan di dua TKP yaitu di pinggir jalan Pasar Sumberejo, Kecamatan Wuluhan dan Depan Masjid Hidayahtullah Kecamatan Jenggawah. 

Menurut Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika, beberapa hari pihaknya memang intens untuk memburu para terduga pelaku.

“Benar, Kami kembali melakukan penangkapan terhadap DPO kasus pemerasan. Itu tidak sampai seminggu sejak kita tetapkan sebagai DPO,” ungkapnya melalui keterangan tertulis yang diterima RRI,Kamis (17/6/2021).

Dari hasil keterangan dua tersangka yang lebih dahulu ditangkap dan pendalaman penyidikan terkait kasus pemerasan itu, kedua tersangka berperan turut serta menakut- nakuti korban serta meminta uang sebesar Rp 17 juta rupiah. Bahkan TO dan AG juga telah menerima sejumlah uang dari korban. 

Dalam melakukan aksi kejahatannya, Komplotan para pelaku ini berkedok sebagai wartawan dengan modus menakut nakuti korban untuk dipublikasikan ke media.

“Sesuai catatan Kepolisian, Tersangka TO pernah menjalani hukuman kurungan penjara selama 4 Tahun terkait kasus penganiayaan,” tambahnya.

Untuk kedua Tersangka tersebut, Penyidik Kepolisian menjerat dengan Pasal 368 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP Dan Pasal 369 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP. “Ancaman pidananya kurungan penjara paling lama 9 Tahun.

Dengan kembali tertangkapnya dua orang pelaku pemerasan, maka saat ini total sudah ada 4 orang yang diamankan Polisi terkait kasus pemerasan yang menimpa seorang warga Wuluhan itu.

Seperti diketahui, Dua orang pelaku yang telah diamankan terlebih dahulu oleh Satreskrim Polres Jember yakni MA (41)  warga Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, dan ME, warga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari. merupakan residivis kambuhan kasus pemerasan dan pernah diganjar hukuman pada tahun 2017. 

Seorang  tersangka lagi berinisial ME juga terjerat kasus pencurian sepeda motor yang  kasusnya sedang ditangani Polsek Sumbersari.  ME adalah warga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00