Polisi Ringkus Dua Mahasiswa Pengedar Narkotika, Sita 2,8 Kilogram Ganja Asal Aceh

KBRN,Jember : Satuaan Reserse Narkoba Polres Jember membengkuk empat orang pengedar narkotika jenis ganja. Dua dari empat tersangka yang berhasil diringkus polisi merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi yang ada di kota Malang.

Identitas dua mahasiswa masing-masing berinisial IS, (24) warga Kabupaten Sanggau, Propinsi Kalimantan Barat dan  IMN, (22), warga Kabupaten Bontang, Propinsi Kalimantan Timur.

"Keduannya ditangkap dari Kamar Kostnya di kawasan Jl. Simpang Raya Langsep, Ds. Bareng, Kec. Klojen, Kota Malang. Barang bukti yang disita Ganja seberat 1,4 Kg," ungkap Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika saat mengelar konfrensi pers di Mapolres setempat, Sabtu (12/6/2021).

Penangkapan terhadap dua Mahasiswa salah satu perguruan Tinggi di Malang itu merupakan hasil pengembangan terhadap dua tersangka lain yang lebih dahulu berhasil diringkus Polisi. Keduannya masing-masing BO,(29) warga Kecamataan Sumbersari, Jember serta AW,(32),warga Kecamataan Kaliwates, Jember.

Dari tangan kedua tersangka, Polisi juga menyita sedikitnya 1,4 Kg. sehingga total barang bukti Narkotika Jenis Ganja yang disita seberat 2,8 Kg.

"Dari keterangan tersangka, seluruh barang bukti Ganja itu langsung didatangkan dari Aceh dengan memesan melalui online, harga setiap kilonnya dibeli Rp 2.000.000- Rp 2.500.000," jelasnya.

Dari pembeliaan tersebut, Tersangka AW mengedarkan kembali ganja yang sudah dikemas ulang dengan paket-paket kecil dengan harga Rp 1.450.000 sampai dengan Rp 1.500.000,- per ons. Keuntungan yang diperoleh tersangka mencapai Rp 12.000.000 per Kg.

"Jaringan tersangka ini mengedarkan Ganja Kering di wilayah Malang dan Jember dan baru beroperasi selama 3 bulan terakhir," pungkasnya.

Atas perbuatannya, ke-empat tersangka teracam Pasal 114 ayat (2) dan psl 111 ayat (2) Jo psl 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal 6 tahun maksimal 20 tahun penjara. Denda minimal 1 milyar Rupiah maksimal 10 milyar Rupiah. (GL/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00