Amankan Puluhan Kilo Bubuk Mercon, Polres Bondowoso Buru Jaringan Penjual

Dua Tersangka Diamankan Polisi Setelah Kedapatan Memiliki Bahan Bubuk Mercon

KBRN, Bondowoso : Mendekati perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Polres Bondowoso mengamankan 208 bungkus bubuk mercon bertakaran masing-masing 1 ons dan 1.187 selongsong mercon berbagai jenis ukuran.

Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz menerangkan, semua bukti tersebut didapat dari hasil penangkapan dua orang tersangka di dua lokasi berbeda.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap Ramli Idris (45), warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, tersangka ditangkap di jalan raya Desa Kapuran.

Saat ditangkap, pelaku bahkan tengah membawa 39 bungkus bubuk mercon dalam tasnya. 

“Saat kita geledah ke rumah tersangka Ramli, malah ditemukan lebih banyak lagi. Ada 150 bubuk mercon yang dimasukkan dalam sak,” jelas Kapolres Erick saat dikonfirmasi RRI, Kamis (06/05/2021).

Dalam pengembangannya, diketahui bahwa Ramli ini tidak bekerja sendiri. Melainkan, mendapat bubuk mercon dari Ahmadi yang tak jauh dari rumahnya. Bahkan mereka mengakui telah bekerjasama dalam pembuatan bubuk mercon sejak 2019 lalu. 

“Setelah kami lakukan pengembangan, tersangka Ramli mengaku mendapatkan bubuk mercon dari Ahmadi, tetangganya,” terangnya.

Ia mengatakan, sehari setelah penangkapan Ramli, pihaknya langsung bergerak cepat menangkap tersangka ke dua, Ahmadi di rumahnya.

“Di rumah Ahmadi, malah bukan hanya ada bubuk mercon. Lengkap, ada juga bubuk sumbu mercon dan seperangkat alat pembuat selongsong mercon,” katanya. Kini ke dua pelaku telah ditangkap untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 1 ayat (1) Jo Pasal 1 ayat (3)  UU Darurat RI Nomer 12 tahun 1951. 

“Mereka terancam dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun,” tutupnya.

Kini, polisi tengah memburu pelaku lain yang ditengarai masuk dalam jaringan penjual bubuk mercon Ramli cs. 

Erick menambahkan, bahwa hasil dari pengembangan kasus tersebut pihaknya telah mengantongi nama-nama pelaku tersebut. 

“Kita tak bisa sebutkan namanya karena kepentingan penyelidikan. Tapi kalau jumlahnya ada lima orang,” ujarnya. 

Ia menjelaskan bahwa pihaknya berhasil mengetahui itu setelah adanya pengakuan ke dua tersangka. Berikut, personil yang turun ke lapangan mengumpulkan informasi. 

“Yang pasti dalam 1x24 jam kami akan tangkap para penjual itu. Pastinya sudah dalam pengejaran, ” tutupnya. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00