Masyarakat Lumajang Dilarang Mudik Balik Lebaran

KBRN Lumajang : Melalui Surat edaran Ketua Satgas Covid19, masyarakat dilarang melakukan Mudik balik pada lebaran hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021 demi mencegah penyebaran Covid 19.

Kasatlantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho, ketika dikonfirmasi RRI di ruang kerjanya menjelaskan, larangan ini diberlakukan untuk moda transportasi darat, laut dan udara serta kereta api pada tanggal 6 sampai pada 17 Mei 2021 sesuai surat edaran Ketua Satgas Penanganan COVID-19 No.13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

"Mudik Balik lebaran merupakan tradisi dan kebutuhan kita semua umat muslim, namun faktanya kondisi ini memaksa kita untuk mematuhi aturan yang telah diberlakukan oleh Pemerintah saat ini," Katanya Minggu (18/04/2021). 

Semua elemen Masyarakat diminta untuk menyadari kondisi ini dimana mungkin kondisi kita bagus namun kondisi yang akan dituju kurang bagus maka harus memakluminya, demikian juga sebaliknya kondisi kita sehat namun kondisi yang akan dituju kurang bagus tentu saja juga berbahaya.

Masyarakat diminta untuk mengurangi kegiatan pada tanggal yang sudah diatur untuk keluar kota karena masing-masing kota menerapkan adanya pembatasan dan Pos-Pos pemeriksaan akan didirikan.

Ketika dikonfirmasi lebih jauh mengenai Masyarakat yang dinas keluar, harus ada surat dinas dari instansi terkait, mengingat Covid masih ada meskipun sudah mengalami penurunan trend namun yang meninggal akibat Covid 19 masih ada saja. 

"Kita tidak boleh tidak empati karena boleh saja orang lain tidak peduli dan tidak percaya adanya Covid, akan tetapi tolong hargai orang yang sangat peduli akan kesehatannya sendiri dan keluarganya,"jelasnya 

Kasatlantas juga menganalogikan jika ada tempat kotor, dan jika kita tidak mau membersihkan, tolong minimal jangan mengotori tempat tersebut, sehingga hal ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi pada seseorang atau lingkungan. KA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00