Pembelajaran Tatap Muka Di Bondowoso Tunggu Lampu Hijau Gugas Covid-19

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, Haeriyah Yuliati

KBRN, Bondowoso: Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Bondowoso masih menunggu rekomendasi dan lampu hijau dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Sejauh ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bondowoso telah mengajukan permohonan izin kepada Bupati Bondowoso sebagai ketua tim gugus tugas.

Plt. Kepala Disdikbud Bondowoso, Haeriyah Yuliati menjelaskan, BPBD telah melakukan asesmen terhadap lima sekolah yang akan dilakukan uji coba pembelajaran tatap muka. Yakni di SMPN 1, SMPN 3, SMP Wringin, SMP 1 Prajekan dan SMP 2 Maesan. 

" Hasilnya, kita tinggal menunggu rekomendasi dari tim gugus," terangnya, Kamis (04/03/2021).

Untuk itu, pihaknya mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera mungkin memberikan rekomendasi tersebut. Apalagi Bupati sendiri telah memberikan lampu hijau sepanjang itu memang memenuhi protokol kesehatan dan memungkinan untuk dilaksanakan.

Dalam pelaksanaannya nanti, masing-masing sekolah telah menetapkan pola PTM. Namun, saat ini PTM difokuskan pada kelas IX karena mereka akan mengikuti ujian agar memiliki pembekalan yang cukup.

" Jumlah siswa harus 50 persen dari kapasitas ruangan. Misalkan 32 siswa dalam satu kelas, maka 16 orang yang masuk. Bisa bergantian masuknya, itu nanti sekolah teknisnya yang akan mengatur sesuai jumlah siswa yang ada," lanjutnya. 

Mengenai ujian, ada beberapa sekolah yang telah mengajukannya baik melalui daring maupun luring. Sehingga, penting sekali uji coba untuk segera dilakukan. 

Lebih jauh, Haeriyah menerangkan bahwa uji coba bisa dilakukan dalam kurun waktu sekitar dua minggu. Ketika dirasa aman dilaksanakan di lima sekolah, maka pihaknya meminta kepada Bupati untuk dilaksanakan di seluruh SMP.

Dari segi infrastruktur, Haeriyah menyebut telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap lima sekolah tersebut. Mulai dari lay out kelas, pola mengajar dan kesiapan guru sampai pada Alat Pelindung Diri (APD). (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00