Transformasi Polije Dari Satker Menuju PTN-BLU

KBRN,Jember: Wujud Komitmen menjalankan Reformasi Birokrasi, Perguruan Tinggi Negeri Politehnik Jember mulai mempersiapkan diri bertranformasi menjadi PTN berstatus Badan Layanan Umum (BLU). 

Keseriusan dalam mempersiapkan perubahan peningkatan tata kelola keuangan dan akademik juga terus dimatangkan dan masuk dalam Rencana Strategis Polije Tahun 2020-2024.

Hal itu disampaikan Direktur Politehnik Jember, Syaiful Anwar STP, MP disela-sela sosialisasi tentang pengelolaan keuangan BLU yang bekerja sama dengan Politehnik Malang yang berlangsung di aula Polije,Senin (15/02/2021).

"Target kinerja yang kita harapkan segera bisa diwujudkan salah satunya yakni menyiapkan migrasi dari Satker ke Pusat menjadi Satker BLU dalam hal tata kelola keuangan," ujarnya.

Syaiful menerangkan dalam rangka mewujudkan itu, pihaknya kini terus mematangkan segala persiapan yang dipersyaratkan sehingga diharapkam komitmen Polije sebagai PTN dengan status BLU bisa segera terwujud.

"Hari ini kita juga bekerjasama dengan Tim pendamping Polinema Malang untuk memberikan pengalaman dan audensi kepada kami khususnya dalam menjalankan program-program PKBLU," imbuhnya.

Untuk saat ini rangkaiaan persiapan yang telah dilakukan pihak Polije menuju PTN berpredikat BLU diantarannya menginventarisasi potensi-potensi unit usaha sekaligus peningkatan UKT mahasiswa yang diakumulasikan sebagai PNBP.

"Nantinya dari upaya inventarisasi dan telaah yang dilakukan maka akan ditemukan langkah dalam penegelolaan PNBP secara efektif dalam pengunaan anggaran tersebut," tandasnya.

Syaiful juga menyampaikan transformasi Polije sebagai PTN-BLU juga merupakan bentuk komitmen dari seluruh jajaran yang diharapkan bisa menjadikan Polije jauh lebih baik kedepan khususnya dalam hal tata kelola anggaran.

"Dengan berpredikat BLU,kita optimis khususnya dalam hal pengelolaan keuangan akan bisa dilakukan secara akuntabel yang menjadi bagiaan komitme reformasi birokrasi Polije sekaligus dengan status BLU maka terbangun paradigma baru yang jauh lebih baik salah satunya memaksimalkan eksekusi kinerja pegawai," pungkasnya.

Sementara menurut Direktur Politehnik Malang, Drs Awan Setiawan, MM,ada perbedaan kewenangan antara PTN berstatus BLU dan Non BLU. Menurut dia, PTN yang berstatus BLU memiliki keleluasaan dalam mengelola keuangan.

“Jadi lebih fleksibel, misalnya jika ada revisi anggaran dengan BLU maka tidak perlu dilakukan hingga tingkat Kementerian,cukup sampai Kanwil sudah dapat diselsaikan tentunya hal itu juga berdampak pada efesiensi waktu yang jauh lebih singkat," terangnya.

Tak hanya di tataran pengelolaan keuangan saja,PTN berstatus BLU juga mampu memberikan efek baik terhadap peningkatan kwalitas akademik dan kemahasiswaan.

"Dengan status BLU efeknya bisa dikatakan menyeluruh tidak hanya sebatas terkait keuangan saja namun juga hingga hal kemahasiswaan dan kesejahteraan," pungkasnya. (GL/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00