Juru Pelihara Situs Ghanten Bondowoso Temukan Fragmen Arca

Penemuan Fragmen Arca Di Desa Prajekan Lor

KBRN, Bondowoso : Seorang juru pelihara (Jupel) Candi Ghanten, Misadi, menemukan fragmen arca yang diketahui merupakan bagian dari candi tersebut. 

Misadi menemukannya saat menggali sawahnya di Desa Prajekan Lor, Kabupaten Bondowoso, pada Senin, 28 Desember 2020.

Kasi Sejarah Dan Kepurbakalaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, Heri Kusdaryanto menerangkan, setelah dicocokkan dengan foto dokumentasi, fragmen arca tersebut berupa bagian leher dan terdapat relief.

" Bagian kaki sama kepala belum ketemu. Biasanya kalau orang-orang ngambil cagar budaya terutama terkait dengan arca mesti dipenggal kepalanya untuk memudahkan membawanya," terangnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selularnya, Selasa (29/12/2020).

Saat ini, fragmen arca tersebut berada di balai desa setempat. Rencananya, temuan tersebut akan dilaporkan kepada Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. 

Menurutnya, keberadaan candi Ghanten di Bondowoso masih terbilang misteri. Bahkan usia benda tersebut masih menjadi perdebatan. Karena temuan fragmen arca Candi Ghanten yang diapit oleh Sungai Babian dan Sungai Sarana tersebut, sangat kecil sekitar 25 persen.

" Tapi Insya Allah kemungkinan sekitar Majapahit atau akhir Majapahit," katanya.

Ditambahkan Heri, sebelumnya juga ditemukan fragmen  berupa kaki harimau duduk tanpa kepala. Karena dulu, tempat tersebut telah dilakukan ekskavasi sebuah struktur candi di Prajekan Lor. 

" Dari hasil ekskavasi itu paling tidak anak cucu kita tahu. Oh, ini ada bekas dari sebuah candi," lanjutnya. 

Dari berbagai macam temuan cagar budaya, Kabupaten Bondowoso kian terkenal dengan keberadaan megalitikum. Sehingga, pemerintah mengapresiasi masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi saat menemukan benda-benda bersejarah untuk melaporkannya.

" Jadi, temuan-temuan itu sudah cukup dan butuh untuk museum," tutupnya. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00