Peringatan Hari Gerbong Maut, Tanamkan Nilai Sejarah Kepada Kaum Milenial

Monumen Gerbong Maut di Tengah Kota Bondowoso

KBRN, Bondowoso: Memperingati Hari Gerbong Maut yang jatuh tiap 23 November, Pemerintah Kabupaten Bondowoso diharapkan memberikan nilai-nilai pelajaran sejarah terhadap kaum milenial. Sehingga, penerapan pendidikan sejarah Bondowoso mudah dicerna dan menjadi daya tarik bagi para pemuda, agar sejarah tersebut tidak pernah terputus.

Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajat mengatakan bahwa peristiwa Gerbong Maut di Bondowoso merupakan bagian dari sejarah bangsa yang  tertulis jelas dalam buku sejarah. 

" Karena selama ini, kalau bicara sejarah dari kaum milenial rata-rata mereka bosan," katanya saat dijumpai RRI, Senin (23/11/2020).

Di masa pandemi Covid-19, peringatan Hari Gerbong Maut memang dilakukan secara sederhana oleh para aktivis. Namun, poin penting adalah masyarakat jangan sampai lupa bahwa peristiwa yang memakan banyak korban tersebut pernah terjadi di bumi Ki Ronggo.

" Bung Karno pernah mengatakan bajwa jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah. Jika kau meninggalkan sejarah maka kau akan tergilas oleh sejarah itu sendiri karena sejarah pasti berulang," jelasnya.

Ke depan, dia berharap tidak hanya sekedar sejarah perjuangan bangsa. Namun, Kabupaten Bondowoso adalah bagian dari kerajaan besar yakni Majapahit, dimana terdapat sejarah budaya dan pemerintahan untuk lebih dihargai, dijaga dan dilestarikan.

" Dengan berbagai upaya. Termasuk diantaranya adalah peringatan-peringatan hari bersejarah. Baik itu level nasion maupun kedaerahan," tutupnya. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00