FOKUS: #VAKSIN COVID-19

SMA Sederajat di Banyuwangi Uji Coba Sekolah Tatap Muka

KBRN, Banyuwangi : Beberapa Sekolah Menengah Atas sederajat, di Kabupaten Banyuwangi, mulai menggelar uji coba Kegiatan Bembelajaran Mengajar (KBM) langsung atau tatap muka. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun RRI pada minggu pertama ini sudah ada 14 SMA sederajat, diwilayah Banyuwangi yang memperbolehkan sebagaian siswanya masuk ke sekolah dengan protokol kesehatan yang ketat.   

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Banyuwangi Istu Handono, mengatakan keputusan pelaksanakan uji coba pendidikan tatap muka, sudah disetujui oleh Satgas Covid-19 Banyuwangi, dan dalam uji coba KBM tatap muka baru dilaksanakan di 14 sekolah, dengan memasukkan 25 persen dari total siswanya.

"Sekolah - sekolah yang boleh menyelanggrakan KBM langsung, minimal berada dizona kuning, atau angka sebaran Covid-19 sedikit, serta mendapatkan rekomendasi dari satgas Covid Banyuwangi," ungkap Istu, Rabu (11/11/2020).

Adapun kriterianya sekolah yang mendapatkan ijin melaksanakan KBM tatap muka, diantarnya berada di wilayah kecamatan yang persebaran dan angka meninggal dunia karena Covid-19 paling sedikit, dan pembelajaran hanya berlangsung selama 4 jam tanpa adanya istirahat, dan setiap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, yakni mengunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Setiap hari sekolah - sekolah tersebut, kita monitoring, apabila ada yang kurang memperhatikan syarat - syarat yang sudah disepakati, maka akan kami evaluasi sistem pebelajaran tatap mukanya," jelas Istu

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Glagah Bambang Sucahyo Pinardi mengatakan, ada 25 persen siswa yang masuk dari total, dan dalam satu kelas dibatasi hanya sembilan siswa, sedangkan sisanya belajar di rumah dengan sistem  daring (dalam jaringan).

"Siswa yang datang ke sekolah tidak wajib memakai seragam karena sifatnya masih uji coba," Jelas Sucahyo, Rabu (11/11/2020).

Siswa yang datang ke sekolah harus mendapatkan izin dari orang tua, dan jam pelajaran yang semula ada 8 jam pelajaran, saat uji coba ini, hanya dibatasi 4 jam pelajaran saja, sesuai istruksi dari Satgas Covid -19 Banyuwangi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00