Banyak Temuan Cagar Budaya, Desa Alas Sumur Rencanakan Mini Museum

Penemuan Benda Kuno Di Desa Alas Sumur Oleh Warga Saat Menggali Sumur

KBRN, Bondowoso: Pemkab Bondowoso siap mengembangkan kelestarian cagar budaya di Desa Alas Sumur, Kecamatan Pujer. Ditemukannya benda-benda kuno di samping rumah Abdul Ghani saat menggali sumur, salah satu bukti potensi cagar budaya di kota Tape.

Kasi Sejarah Dan Kepurbakalaan Disdikbud Bondowoso, Herry Kusdarianto, mengatakan temuan-temuan yang diharapkan adalah kluster masing-masing desa berupa mini museum yang dikelola oleh desa.

" Jadi kita konsultasikan lebih dulu bagaimana enaknya. Karena potensi paling bagus berasal dari desa," tuturnya saat meninjau lokasi penemuan benda-benda kuno di Desa Alas Sumur, Rabu (16/9/2020).

Herry meneruskan, pemerintah sangat mengapresiasi ketika ada laporan dari masyarakat terkait penemuan benda tersebut. Bahkan, pihaknya langsung meminta Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur untuk melakukan kajian terhadap benda-benda itu.

" Agar kita tahu minimal fungsinya. Kenapa, untuk apa sih kok seperti itu," paparnya.

Menurutnya, laporan penemuan benda-benda kuno sebelumnya sering dilaporkan oleh kepala desa setempat. Banyak ditemukan struktur batu bata, keramik kuno dan lain sebagainya. 

" Dulu prinsip kami yang terbesar adalah megalitikumnya. Ternyata di Alas Sumur ini banyak potensi klasiknya," tambahnya.

Di tempat yang sama, Kades Alas Sumur, Totok Hariyanto menerangkan,   jika warga menemukan benda atau barang kuno agar segera melaporkannya ke pihak desa. Karena dia yakin, terdapat sejarah lain di beberapa titik untuk dilakukan pengembangan.

" Megalitikum ada dolmen, batu kursi kemudian ada yang menemukan batu seperti kapak," jelasnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, Abdul Ghani tak sengaja menemukan bata dan beberapa benda peninggalan sejarah. Ia menemukan benda itu ketika mencari mata air dengan menggali sumur.

Juru Pelihara PIMB (Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso) di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Imam Syafi'i, menceritakan, saat itu Abdul menggali sumur hingga ke dalaman 5-6 meter di samping kanan rumahnya. Abdul pun sontak kaget, sebab, ia justru mendapati bata dengan ukuran 30 cm dan sejumlah benda lainnya, seperti, mangkok keramik kuno.

Usai menemukan benda tersebut, Abdul melaporkannya ke pihak kepala desa. Selanjutnya, kepala desa melanjutkannya ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00