Tingkatkan Inovasi, Dispendik Bondowoso Gelar Disdik Award 2022

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Sugiono Eksantoso

KBRN, Bondowoso: Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bondowoso akan menyelenggarakan " Disdik Award 2022", dimana malam puncak penghargaan, pada Jum'at (20/5/2022) mendatang, di Hotel Ijen View. Malam penghargaan " Disdik Award 2022"  merupakan inisiasi Dispendik Bondowoso ini, disebut-sebut merupakan pertama kali dilakukan di jajaran tingkat kabupaten. 

Menurut Kepala Dispendik Bondowoso, Sugiono Eksantoso, pihaknya sengaja menggelar "Disdik Award" untuk mendorong tenaga pendidik, lembaga pendidikan, hingga tenaga kependidikan di wilayahnya untuk terus melakukan inovasi. Lebih-lebih saat ini, pihaknya telah menerapkan kurikulum merdeka belajar di seluruh jenjang pendidikan di bawah naungannya. 

"Ini untuk memberikan apresiasi," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (16/5/2022). 

Sugiono mengatakan, ada banyak nominasi penghargaan yang akan diberikan. Masing-masing bahkan akan diambil enam pemenang. Yakni juara I, II, dan III. Kemudian juara harapan I, II, dan III. 

"Masing-masing akan ada enam orang yang mendapatkan penghargaan," jelasnya

Ditambahkan oleh Hany Rahmawati, Kepala Seksi Kesiswaan SMP, Dispendik Bondowoso, sedikitnya 24 nominasi yang akan diberi penghargaan, yang meliputi, nominasi tenaga administrasi sekolah (SD dan SMP),  nominasi tenaga perpustakaan sekolah (SD dan SMP).

Kemudian, nominasi profil sekolah (KB, TK, PKM/LKP, SD, dan SMP), nominasi inovasi pembelajaran (KB, TK, PKM/LKP, SD, dan SMP), serra nominasi inovasi pelayanan publik (TK/PAUD, PKM/LKP, SD, dan SMP). 

Ada juga, nominasi yang khusus dibentuk oleh Dispendik. Yakni, juara staf terbaik di Dinas pendidikan, juara pengelola Bos terbaik tingkat SD, juara pengelola BOS terbaik tingkat SMP, juara pengawas TK inspiratif, juara pengawas TK berprestasi, serta juara pengawas SD inspiratif. 

Dari semua nominasi ini, kata Hany, salah satu nominasi akan mewakili Bondowoso di tingkat Provinsi. Yakni, khusus nominasi pelayanan publik. 

"Kalau nominasi hanya satu nominasi yang ke tingkat provinsi dan nasional. Kalau yang lain hanya Dinas Pendidikan sendiri," ujarnya.

Ia menerangkan, tahap penilaian terhadap ratusan peserta telah dilakukan sejak Januari 2022 lalu. Bahkan, kini telah mengerucut pada beberapa nama saja. Adapun, juri penilainya merupakan sejumlah tim  yang telah dibentuk oleh Dispendik. 

Dicontohkannya, penilaian untuk yang Sekolah Dasar (SD) dimulai dari tingkat sekolah, kemudian dikirim ke tingkat Korwil. Barulah, dikirim ke tingkat kabupaten. 

"Kalau yang SMP, dimulai dari tingkat sekolah, kemudian ke rayon, dan penjurian di tingkat kabupaten," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar