Jember Mulai Efektifkan PTM 100 Persen

KBRN Jember: Lembaga pendidikan di Kabupaten Jember mulai tingkat Sekolah Dasar hingga SLTA kembali efektif menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Selasa (4/1/2022). 

Pelaksanaan PTM di sejumlah sekolah tetap mempertimbangkan faktor kesehatan siswa sehingga para siswa tetap diwajibkan menerapkan protokol kesehatan ketat selama mengikuti bimbingan belajar di sekolah masing-masing. 

Seperti halnya pelaksanaan PTM yang dilaksanakan di SMPN 7 Jember. Pihak sekolah melakukan scraning kesehatan ketat bagi setiap siswa. Mulai dari saat siswa hadir memasuki area sekolah wajib mengenakan masker, pemeriksaan suhu badan dan cuci tangan saat akan masuk ke dalam ruang kelas.

Kepala Sekolah SMPN 7 Jember, Syaiful Bahri mengatakan pelaksanaan PTM tetap dilakukan dengan mempertimbangkan faktor kesehatan siswa dengan menerapkan sistem pembagiaan sesi dalam setiap kelas.

"Mulai kemarin anak-anak sudah mulai masuknya setiap hari atau 100 persen namun untuk proses pembelajaran di sekolah tetap kita bagi per sesi,ada sesi pagi dan sesi siang setiap harinya dengan durasi pembelajaran selama 4 jam saja," ujarnya.

Syaiful menerangkan, pihak sekolah telah  menyiapkan sarana prasarana kesehatan dalam menunjang pelaksanaan PTM yang saat ini mulai efektif diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 7 sampai kelas 9 dengan total lebih dari 960 orang siswa.

"Pembelajaran tidak kita laksanakan secara bersamaan karena kita juga mempertimbangkan dan mengantisipasi kerumunan anak-anak saat datang maupun pulang dari sekolah, itu yang selalu kita jaga jangan sampai terjadi kerumunan," jelasnya.

Ditambahkan olehnya, Pihak sekolah akan secara berkesinambungan melakukan evaluasi dalam pelaksanaan PTM. 

"Seminggu dua minggu kedepan akan kita lihat kembali kondisi perkembangan Covid 19 di kabupaten jember,jika kondisinya terus membaik maka sekolah bisa melaksanakan PTM 100 persen kepada seluruh siswa tanpa harus ada pembagiaan sesi jam pelajaran lagi," tandasnya.

Sementara salah satu siswa SMPN 7 Jember, Kirana mengaku senang dapat kembali mengikuti PTM di sekolah. Ia mengaku selama Pandemi Covid 19 tidam dapat menyerap materi pembelajaran secara optimal karena keterbatasan dalam menerima pembelajaran yang digelar secara daring.

"Senang akhirnya bisa kembali belajar disekolah, bisa berinteraksi dengan teman-teman dan bapak ibu guru, saya bisa lebih optimal menyimak dan mempelajari setiap materi yang diberikan dengan PTM, semogga kedepan Pandemi Covid 19 bisa segera berakhir," katanya. (gl/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar