Pemkab Jember Akan Gelontorkan 25 Milyar Rupiah Untuk Program Beasiswa Mahasiswa

Kepala Dispendik Jember, Drs Bambang Hariono, Msi . Saat menjelaskan.jpg

KBRN – Jember, Pemkab Jember ditahun 2021 ini bisa dipastikan akan mengglontorkan anggaran sebesar Rp. 25 milyart untuk 5 ribu  mahasiswa warga jember yanga berstudi di perguran tinggi. Pemberian beasiswa tersebut merupakan realisasi program kerja bupati dalam rangka mencerdaskan dan meningkatkan derajat kehidupan serta peningkatan status pendidikan warga Jember. Untuk itu warga jember tidak perlu risau terhadap pelaksanaan pemberian beasiswa tersebut dan secepatnya akan digelontorkan kepada para mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan.

Dalam jumpa persnya kepala Dinas Pendidikan kabupaten Jember  Bambang Hariono mengatakan, pemberian program beasiswa kepada 5 ribu mahasiswa  Jember dengan anggaran sebesar Rp. 25 M itu melalui proses koordinasi bersama BPKAD dan Bagian Hukum pemkab Jember agar lebih efektif, efisien serta tidak menimbulkan problem persoalan dikemudian hari. Pemberian beasiswa itu sendiri sebagai wujud kepedulian Bupati Jember kepada warga Jember agar mampu meringankan beban biaya studi yang  ditanggungnya. Selaian itu diharapkan banyak melahirkan para generasi yang memiliki nilai intelektulitas tinggi yang didasari akademik dan pemantapan keimanan yang baik dalam rangka membangun jember yang lebih maju dan bangkit, tegasnya (Senin,26/7/2021).

“Yang jelas pemberian beasiswa ini berbeda dengan pola terdahulu serta lebih mengedepan sikap kehati-hatian dengan mencocokan code rekening calon penerima yang dianggarkan melalui dana APBD kabupaten Jember. Adapun kriteria yang diberlakukan diantaranya mahasiswa WNI dan warga kabupaten Jember, memperoleh nilai baik dan baik sekali, dimulai dari mahasiswa program diploma dan S-1 sebagai mahasiswa aktif, mahasiswa semester 3 hingga 8 dari perguruan tinggi yang telah melakukan MOU dengan pemkab Jember” tandas Bambang. 

Lebih jauh Bambang menjelaskan pola ini sebagai upaya mencari formulasi yang tepat agar disaat pandemic ini tidak lagi pendaftaran dilakukan di kantor pemkab jember melainkan secara on line dimasing-masing perguruan tinggi yang telah melakukan mou itu. Langkah ini bisa dipastikan akan meminimalisir tingkat kesalahan administrasi bagi mahasiswa pemohon. “Selain itu program pemberian beasiswa para mahasiswa Jember merupakakana informasi yang memang sangat ditunggu-tunggu dan secepatnya akan dibuka pendaftarannya dimasing-masing perguruan tinggi  yang ada  di Jember atau perguruan tinggi yang telah melakukan mou. Berdasarkan ratting nantinya mahasiswa akan mendapatkan realisasi anggaran rata-rata Rp, 5 jutaan/ mahasiswa, imbuhnya.

Untuk itu secepatanya Diknas Jember sebagai leading sector akan membentuk tim kerja dan berkoordinasi bersama perguruan tinggi yang  telah melakukan MOU guna membahas langkah-langkah teknis. Dengan demikian para mahasiswa yang telah mendapatkan program beasiswa pemkab Jember tidak perlu kawatir sebagai program lanjutan, asalkan mendaftar sesuai persyaratan yang telah diberlakukan. Karena pemkab Jember dalam hal ini akan menyiapkan anggaran sebesar Rp. 125 M yang diperuntukkan bagi 25 ribu mahasiswa Jember selama 5 tahun. (S.A/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00