PB Cahaya lumajang optimis bisa merebut lagi juara umum

KBRN Jember

JEMBER. Pekumpulan bulu tangkis Wilayah tapal kuda meliputi  jember, situbondo Banyuwangi,, lumajang mengadakan latihan bareng tanpa penonton yang berlangsung di lapangan indoor PB Rush yang ada di Jl kalimantan Jember. Event yang dikemas dalam   situasi pandemi covid.  19 ini tak lain untuk mengembalikan performan , Power dan mental tanding pebulu tangkis yang disiapkan untuk porprov jatim 2022 mendatang. 

Antok, owner sekaligus pelatih PB Cahaya putra lumajang yang mewakili Lumajang kepada RRI mengatakan bahwa latihan bersama yang di ikuti 4 kabupaten ini merupakan yang kedua kalinya, pertama digelar di Banyuwangi pada bulan pebruari 2021, kebetulan yang juara umum club PB Cahaya   yang saya Bina. 

Sedangkan untuk yang di jember menurut Antok masih memiliki rasa optimis club binaannya  menguasai merebut gelar juara di kategori usia dini dan anak anak. 

'' untuk kategori dewasa under 21 tahun yang kami persiapkan untuk porprov jatim di lumajang, untuk di jember tidak bisa ikut dikarenakan pemain yang bersangkutan tidak dapat ijin dari tempatnya bekerja ''. 

Kegiatan latihan bersama di Gor Bulu tangkis Rush jember dihadiri ketua Koni jember Abdul Haris Alfianto serta didampingi oleh ketua PBSI Jember Ervan Priambodo dan Gus Gangsar serta Hairullah selaku humas koni jember. 

Ketua koni jember Alvin dalam sambutannya memberikan  apresiasi dan berharap ajang ini bisa menjadi penyemangat untuk menguji kemampuan  yang selama ini berlatih untuk meraih prestasi menghadapi Porprov jatim pada bulan juni 2022 mendatang. 

'' karena prestasi ini sangat ditentukan oleh Atlit bersangkutan oleh sebab itu semangat dalam berlatih, dan untuk tuan rumah jember kami sangat berharap Atlit yang telah terjaring oleh Pengcab  PBSI Jember bisa meraih prestasi di Porprov jatim. ''tandas  Alvin 

Selain itu untuk seluruh peserta kami ingatkan karena kondisi masih covid 19 untuk semua peserta yang tidak tanding wajib pakai masker, jaga jarak (RRI /PW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00