PDBI Jember Meminta Pertanggung Jawaban atas tindakan Pengurus PDBI Kota Batu.

KBRN, Jember : Beredarnya kasus dugaan atas pengkondisian diraihnya dua medali yang di peroleh dari cabang olahraga drumband Jember sudah meluas di media sosial. Penanggung jawab cabor PDBI Jember, Tri Basuki dalam hal ini meminta pertanggung jawaban atas tindakan yang sudah menjelekkan Kabupaten Jember sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi VII Jawa Timur 2022. 

Dalam press Conference Moh. Ronald salah satu pengurus cabor PDBI Kota Batu sekaligus pengunggah status di media sosial mengatakan, harus kita pahami bahwa saya sering membuat status pribadi untuk sendiri dan juga untuk teman yang dekat saja. Menurutnya status yang bertulisan Edisi Terburuk Dalam Sejarah Porprov ini bukan untuk pelaksanaan Jawa Timur melainkan di saat pelaksanaan Porprov di Sumsel.

"Status di media sosial itu bukan pelaksanaan di Jawa Timur melainkan saat pelaksaan Porprov di Sumatra Selatan," Katanya. 

Sementara itu Tri Basuki penanggung jawab cabor PDBI Jember menjelaskan semua itu ada aturan dan mekanismenya, bahwa apabila mau protes atau kurang puas dengan keputusan panitia maka 1 jam setelah pengumuman bisa mengajukan protes. Tapi justru yang terjadi malah beredar di Medsos dan group Whatsap. 

"Semua itu ada aturannya, jadi siapapun yang tidak terima atas keputusan panitia bisa langsung melapor sesuai dengan metode yang ada," Tegasnya. 

Dia menambahkan, setelah klarifikasi ini kami meminta Ronald untuk meluruskan dan meminta maaf atas tindakan yangbsudah dilakukan apalagi telah disebar di Medsos. Tri Basuki mengaku bahwa Saya tidak bisa menerima semua itu.

" Harapan saya kedepan jangan sampai ada seperti ini lagi,"Tutupnya.  (rf/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar