Cabor Anggar Hanya Bisa Mempersembahkan Perunggu Untuk Situbondo

Muhammad Zufar Thoriq, atlet anggar yang meraih perunggu pada Pekan Olahraga Provinsi Jatim Ke-7. Selasa (28/6/2022) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo: Cabang olahraga anggar menjadi salah satu andalan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, untuk meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Jatim Ke-7. 

Terbukti, Situbondo mampu mempersembahkan medali perunggu dari cabang olahraga anggar nomor degen putra melalui Muhammad Zufar Thoriq, kalah dari Aditya Meinggar dari Kabupaten Malang pada babak semifinal final.

Sedangkan medali emas diraih oleh Andi Akbar Wirasatuhun dari Kota Malang, yang bermain apik saat menumbangkan Aditya Meinggar dari Kabupaten Malang. Sementara perunggu menjadi juara bersama antara atlet Situbondo dan Kabupaten Sidoarjo, yakni Luthfi Yriyadi.

"Maaf, saya hanya bisa mempersembahkan perunggu untuk kabupaten tercinta ini," ucap Muhammad Zufar di lokasi arena pertandingan, Rabu (29/6/2022).

Medali perunggu diperoleh pada pertandingan hari pertama yang digelar di Gedung PGRI Situbondo, Selasa, 28 Juni 2022, dengan nomor degen putra dan sabel putri. Namun, atlet Situbondo yang turun di nomor sabel putri, belum berhasil membawa pulang medali.

"Kita gagal, belum bisa mempersembahkan medali di nomor ini," ucap Pelatih Anggar Situbondo, Maria Ulfa.

Sementara itu, Koordinator Cabang Olahraga Anggar Panitia Besar Porprov Jatim, Chamim mengaku, di ajang Porprov Jatim kali ini, pertandingan anggar diikuti oleh 142 atlet yang tersebar di 15 kabupaten. 

Ada 12 nomor yang dipertandingkan, terdiri dari individu dan beregu. Individu enam nomor, dan beregu enam nomor. Yaitu nomor degen putra dan putri, floret putra dan putri, dan sabel putra dan putri.

"Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Jatim menerjunkan 142 atlet anggar pada ajang Porprov Jatim kali ini," ujar Chamim.

Chamim mengaku, Porprov Jatim kali ini, Pengprov Ikasi Jawa Timur berorientasi pada pembinaan atlet. Semua atlet anggar di bawah binaan Ikasi ini rata-rata punya kemampuan yang seimbang.

"Kalau usia muda, Ikasi Jatim ini tidak ada yang terkuat dan terlemah, jadi imbang-imbang saja," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar