Banyuwangi Siap Menjadi Tuan Rumah Kompetisi Selancar Paling Bergengsi di Dunia

KBRN, Banyuwangi : Kabupaten Banyuwangi siap menjadi tuan rumah ajang selancar paling bergengsi di dunia, World Surf League (WSL) Championship Tour 2021. Kejuaraan selancar terbesar didunia tersebut rencananya akan diselenggrakan pada bulan, pada 28 Mei – 6 Juni 2022, di pantai Plengkung, yebih dikenal dengan nama G-Land, yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo, KEcamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi.

Kepastian tersebut ditandai dengan rapat koordinasi penyelenggraan WSL yang diinisiasi oleh Kementrian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenkomarves), yang dihadiri oleh oleh lintas kementerian dan lembaga serta pihak terkait, serta perwakilan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), dan planning events international WSL, Tim Hain.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut antusias ajang internasional tersebut, yang bisa menjadi momentum penting bagi dunia pariwisata nasional, khususnya Banyuwangi, sekaligus menjadi salah satu instrumen pemulihan ekonomi.

“Ini akan menjadi salah satu instrumen pemulihan ekonomi, milestone untuk bangkitnya pariwisata. Banyuwangi siap menjadi tuan rumah,” ujar Bupati Ipuk Fiestiandani, Rabu (8/12/2021).

Menurut Ketua Umum PSOI, Arya Sena Subyakto mengatakan, G-Land memiliki ombaknya terbaik kedua setehah Hawai, sehingga akan menjadi daya tarik bagi para peselancar seluruh dunia untuk menjajal keistimewaan ombak G-Land, Banyuwangi, sekaligus bisa menghadirkan angka sempurna bagi para peselancar masih belum dipecahkan di tempat lain.

“Ini adalah seri kejuraan dunia, sehingga peselancar papan atas dunia akan hadir, untuk menaklukkan ombak di G-Land, sekaligus berusaha menghasilkan angka sempurna, seperti yang terjadi di antara tahun 1995-1996, yang pernah terjadi G-land dan sampai saat ini rekor tersebut masih belum ada yang menandingi, bahkan di Pantai Hawai sekalipun,” ungkap Arya Sena.terangnya.

Selian itu kunjungan wisata dan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari WSL akan ikut terdongkrak. Menurut hasil riset PSOI terhadap penyelenggaraan WSL Championship di beberapa tahun pada tahun-tahun sebelumnya, ada lonjakan kunjungan wisatawan pada tempat-tempat penyelenggaraan tersebut.

Sebagi informasi, Banyuwangi telah disiapkan menjadi tuan rumah WSL pada tahun 2020 lalu, namun, event tersebut gagal dihelat karena situasi pandemi yang tidak memungkinkan, sehingga baru bisa terlaksana padan 2022 mendatang. (sum/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar