FOKUS: #PON XX PAPUA

Atlet Pon Asal Banyuwangi DIguyur Bonus

Atlet Banyuwangi Diguyur Bonus

KBRN, Banyuwangi : Sepulang dari Papua, atlet asal Banyuwangi yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, langsung diguyur bonus oleh pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Pemberian bonus terhadap para atlet peraih medali Pon Papua tersebut dilakukan di Pendopo Shaba Swagata Blambangan Banyuwangi, Selasa (19/10/2021), kepada 13 atlet Banyuwangi, yang tergabung dalam kontingen Jawa Timur.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pemberoan reawrd berupa uang pembinaan tersebut, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi para atlet, untuk tambah semangat untuk berlatih, sehingga bisa meraih prestasi yang lebih tinggi.

”Semoga apresiasi dari pemerintah daerah ini semakin menambah spirit untuk berlatih, sehingga bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi, gas terus raih prestasi,” ujar Ipuk saat bertemu para atlet, Selasa (19/10/2021).

13 atlet Banyuwangi yang membela Jatim di PON Papua yaitu : Dedi Irawan, Haris Halim, Yudi Dwi Nugroho, dan Nikmatul Nafiah dari cabang oleharaga Atletik, Devy Kartika dan Serly Kurniawati (Basket), Airlangga Mutamasiqdina, Malik Prayitno, Rizky Dwi (sepak bola), Aulia Nurdini (Tarung Derajat), Dhea Cahya Pitaloka (Bola Voli), Intan Indah Safitri (Gulat), dan Cinta Angelly (Sepatu Roda).

Dari beberapa atlet tersebut ada 3 atlet yang meraih medali emas yakni, Yudi Dwi Nugroho (Atletik dinomor 4X100 m esfatet), Serly dan Devy (Basket), dua medali perak diraih Intan Indah Safitri (Gulat), dan Cinta Angelly (Sepatu Roda) , sedangkan perunggu dipersembahkan oleh Airlangga Mutamasiqdina, Malik Prayitno dan Rizky Dwi (sepak bola), Dedi Irawan (lompat galah), dan Aulia Nurdini (Tarung Derajat).  

Selain bonus uang pembinaan, sebagai bentuk apresiasi, Bupati Ipuk menawarkan bagi peraih medali emas di PON untuk bergabung di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

"Kami prioritaskan peraih emas PON dulu, namun itu kami kembalikan lagi kepada mereka, mau atau tidak, bekerja di lingkungan pemkab Banyuwangi," jelas Ipuk.

Salah seorang peraih emas, Yudi Dwi Nugroho, menyambut baik tawaran tersebut, menurut sprinter peraih emas lari estafet 4x100 meter tersebut, bisa menjadi motivasi tersendiri bagi atlet, untuk bisa lebih baik lagi dalam menggapai prestasi lebih tinggi.

"Itu memberikan motivasi tersendiri bagi atlet, kebetulan saya sudah bekerja, tapi tawaran itu penting bagi yunior-yunior saya nanti," kata Yudi.

Untuk peraih emas, mendapatkan bonus Rp 25 juta, perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp 10 juta, sedangkan para atlet Banyuwangi yang belum meraih medali mendapat bonus masing-masing Rp3 juta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00