Kluster PT. Salem Meledak, Puskesmas Tempat Isolasi Harus Jauh Dari Pemukiman

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso Moh. Imron Saat Ditemui Wartawan

KBRN, Bondowoso: Antisipasi meledaknya pasien positif terpapar Covid-19 dari Cluster PT. Salem Situbondo, Pemkab Bondowoso menyiapkan beberapa Puskesmas sebagai ruang isolasi alternatif. Namun, syaratnya puskemas tersebut harus jauh dari pemukiman penduduk dan memiliki tempat tidur yang layak. 

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Dr. Moh. Imron, menjelaskan, ketika puskesmas tersebut menjadi tempat isolasi, maka pelayanan kesehatan lainnya akan dialihkan ke puskesmas pembantu dan ponkesdes setempat. Seperti pelayanan ibu hamil, pelayanan masyarakat umum, hingga pelayanan imunisasi.

" Kita akan survei dulu. Rencana kita lihat Puskesmas Tamanan, Maesan, Cermee, Pujer dan Wringin, " jelasnya kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Baca : Pabrik Udang Jadi Klaster Baru Penularan Baru COVID-19

Pasalnya, saat ini ruang isolasi di RSUD Koesnadi, Klinik Paru dan RS. Bhayangkara hanya berjumlah 74 tempat tidur. Sedangkan, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Tape terus bertambah.

" SMK 4 juga wacana salah satu alternatif. Jadi nanti kita lihat mana yang memungkinkan," paparnya.

Saat ini, Kecamatan Wringin menjadi wilayah terbanyak jumlah karyawan Bondowoso yang terpapar Covid-19 cluster PT. Salem. Data terbaru menyebutkan, total 1900 karyawan Bondowoso sudah menjalani rapid test. 

" Ada 300 sekian yang rapid reaktif ditambah 70 sekian yang hasil rapidnya negatif tapi ada gejala. Jadi total Swabnya sekitar 400 orang," tambahnya. 

Baca : Tiga Armada Pengangkut Karyawan PT. Salem Terjaring Razia

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menekankan pentingnya keberadaan kampung tangguh. Karena menurutnya, pemerintah tengah memikirkan kesiapan tempat menampung para pasien, jika terjadi ledakan dari kluster PT. Salem. Untuk itu pihaknya meninjau tiga rumah sakit dan memastikan kapasitas bagi pasien Corona memadai.

" Utamanya ruang isolasi kita di RS. Koesnadi, RS. Paru dan RS. Bhayangkara. IIntinya kita harus memanusiakan mereka," jelasnya singkat.

Untuk diketahui, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Bondowoso per tanggal 3 Agustus 2020 sebanyak 104 orang. Sementara 50 pasien dinyatakan sembuh, 53 orang sedang dalam perawatan dan satu orang dalam meninggal dunia. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00